Infantino Temui Prabowo 4 Oktober, Tutup FIFA ASEAN Cup di GBK Sehari Kemudian

Infantino Temui Prabowo 4 Oktober, Tutup FIFA ASEAN Cup di GBK Sehari Kemudian
Infantino Temui Prabowo 4 Oktober, Tutup FIFA ASEAN Cup di GBK Sehari Kemudian

GAGASANBERITA.COM — Presiden FIFA Gianni Infantino akan kembali menginjakkan kaki di Jakarta pada Oktober 2026. Agenda utamanya adalah pertemuan dengan Presiden Prabowo Subianto pada 4 Oktober, sebelum menutup turnamen perdana FIFA ASEAN Cup 2026 di Stadion Utama Gelora Bung Karno pada 5 Oktober.

Kunjungan tersebut menandai kelanjutan kedekatan FIFA dengan Indonesia yang terbangun sejak beberapa tahun terakhir. Pertemuan dengan Prabowo menjadi bagian dari rangkaian diplomasi sepak bola yang jarang diberikan FIFA kepada negara anggotanya.

Dua Agenda Utama dalam Sehari

Infantino dijadwalkan bertemu Prabowo di Jakarta pada 4 Oktober 2026. Sehari berselang, ia menghadiri partai final sekaligus penutupan FIFA ASEAN Cup 2026 di SUGBK.

Turnamen perdana itu berlangsung 24 September hingga 5 Oktober 2026. Indonesia dan Hong Kong berbagi peran sebagai tuan rumah, dengan 14 tim ambil bagian.

Sebanyak 11 negara ASEAN tampil, ditambah tiga tim undangan. Untuk Divisi 1, pertandingan digelar di Jakarta dan Bandung, memakai SUGBK dan Stadion Si Jalak Harupat sebagai venue.

Jejak Kerja Sama Sejak Kanjuruhan

Perhatian FIFA terhadap Indonesia menguat setelah tragedi Stadion Kanjuruhan, Malang, Oktober 2022. Infantino saat itu menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban.

Sejak peristiwa itu, FIFA dan PSSI bekerja sama memperkuat aspek keselamatan, keamanan stadion, dan tata kelola. Kerja sama itu melibatkan langsung Infantino dengan Ketua Umum PSSI Erick Thohir.

Pada November 2023, FIFA membuka kantor di Jakarta seluas 962 meter persegi. Peresmiannya disertai penandatanganan kesepakatan kerja sama dengan PSSI.

Investasi Infrastruktur hingga Akar Rumput

FIFA mendukung pembangunan National Training Centre di Ibu Kota Nusantara, Kalimantan Timur. Proyek itu mendapat dukungan melalui program FIFA Forward senilai 5,4 juta dolar AS.

Fasilitas tersebut dirancang sebagai pusat pengembangan tim nasional putra dan putri di berbagai kelompok usia. Dukungan juga mengalir lewat program FIFA Arena dan Football for Schools.

Investasi itu diarahkan untuk memperkuat ekosistem sepak bola dari tingkat infrastruktur hingga akar rumput. FIFA menyebut kemitraan dengan PSSI terus berkembang dari tahun ke tahun.

Kepercayaan Menjadi Tuan Rumah Beruntun

Indonesia dipercaya menjadi tuan rumah Piala Dunia U-17 FIFA pada 2023. Turnamen itu berlangsung di empat kota dan diikuti 24 negara, menjadi ajang FIFA pertama di tanah air.

Kepercayaan berlanjut melalui FIFA Series 2026. Timnas Indonesia menghadapi Saint Kitts dan Nevis serta Bulgaria dalam rangkaian pertandingan di SUGBK.

FIFA merancang FIFA Series untuk mempertemukan tim nasional dari konfederasi berbeda. Ajang itu sekaligus memberi pengalaman penyelenggaraan pertandingan internasional bagi negara tuan rumah.

Kini Indonesia kembali dipercaya sebagai salah satu tuan rumah FIFA ASEAN Cup 2026. Puncak turnamen di SUGBK pada 5 Oktober dijadwalkan menjadi panggung kehadiran Infantino.

Bagi Indonesia, rangkaian kunjungan itu berjalan beriringan dengan semakin banyaknya program pengembangan dan kepercayaan FIFA. Kerja sama mencakup keselamatan stadion, tata kelola, pembangunan fasilitas latihan, hingga pengembangan sepak bola usia muda.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index