Prabowo Targetkan 5.000 Kampung Nelayan Rampung sebelum 2029

Prabowo Targetkan 5.000 Kampung Nelayan Rampung sebelum 2029

GAGASANBERITA.COM — Presiden Prabowo Subianto menargetkan 5.000 kampung nelayan di seluruh Indonesia selesai dibangun dan ditata sebelum 2029. Pemerintah menetapkan tahapan tahunan, mulai dari 1.300 kampung pada tahun ini hingga 2.000 kampung pada 2027 dan 2.000 kampung lagi pada 2028.

Setiap kampung nelayan akan dilengkapi fasilitas penyimpanan dan distribusi hasil tangkapan. Pemerintah juga menyiapkan ruang pendingin, mesin pembuat es, stasiun pengisian bahan bakar minyak (SPBU), gudang, hingga kendaraan pengangkut ikan.

Fasilitas Lengkap dari Ruang Pendingin hingga SPBU

Prabowo menyatakan fasilitas pendukung itu dibangun agar nelayan tidak lagi kesulitan menyalurkan hasil tangkapan ke pasar. Menurutnya, kelengkapan infrastruktur menjadi kunci menjaga mutu ikan tetap segar sebelum sampai ke konsumen.

"Tiap kampung nelayan akan punya ruang pendingin, alat bikin es, SPBU supaya dia tidak sulit dapat bahan bakar, gudang, kendaraan supaya hasil ikannya bisa menuju ke pasar," ujar Prabowo.

Pemerintah membuka kemungkinan membangun lapangan terbang di sekitar kampung nelayan. Prabowo menilai moda udara diperlukan untuk mempercepat distribusi komoditas perikanan bernilai tinggi ke pasar internasional.

"Kalau perlu kita akan bikin lapangan terbang dekat kampung-kampung nelayan itu supaya ikan yang bernilai, masih segar bisa diangkut dengan pesawat menuju pasar-pasar dunia," katanya.

Pesanan 1.500 Kapal di Atas 100 Gross Ton

Selain infrastruktur darat, pemerintah telah memesan sedikitnya 1.500 kapal nelayan berukuran di atas 100 Gross Ton (GT). Kapal berukuran lebih kecil juga disiapkan untuk didistribusikan ke kampung-kampung nelayan.

"Juga akan segera kita sudah pesan minimal 1.500 kapal nelayan yang di atas 100 Gross Ton. Yang lebih kecil akan kita adakan segera untuk disampaikan ke kampung-kampung nelayan tersebut," ujar Prabowo.

Prabowo menempatkan perhatian pada nelayan sebagai bagian dari upaya menjaga pasokan protein nasional. Ia menyebut sektor perikanan berperan langsung memenuhi kebutuhan gizi masyarakat, terutama anak-anak.

"Pokoknya para nelayan kita harus diurus karena dia menghasilkan protein untuk bangsa Indonesia! Dia menghasilkan protein untuk anak-anak Indonesia!" kata Prabowo.

Rincian anggaran, lokasi kampung nelayan yang masuk tahap pertama, serta jadwal pelelangan proyek belum disampaikan dalam agenda tersebut. Pemerintah menargetkan seluruh rangkaian pembangunan tuntas sebelum 2029.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index