JAKARTA - Pergerakan harga emas kembali menunjukkan tren kenaikan pada awal pekan ini.
Kenaikan tersebut juga terlihat pada harga emas perhiasan yang diperdagangkan di berbagai platform penjualan logam mulia. Pada hari ini, Senin 9 Maret 2026, harga emas perhiasan dilaporkan mengalami lonjakan dibandingkan hari sebelumnya.
Kondisi ini membuat banyak masyarakat kembali memperhatikan perkembangan harga emas, baik untuk kebutuhan investasi maupun pembelian perhiasan. Emas perhiasan memang memiliki karakteristik berbeda dibandingkan emas batangan, karena selain nilai logamnya, faktor desain dan kadar karat juga memengaruhi harga jual di pasaran.
Harga emas perhiasan di hari ini Senin 9 Maret 2026 melonjak naik. Di Rajaemas harga emas perhiasan 24 karat dibanderol Rp2.680.000 per gram.
Sedangkan untuk kadar 5 karat dibanderol Rp480.000 per gram. Sementara itu harga emas perhiasan di Lakuemas hari ini dijual Rp2.611.000 per gram.
Kenaikan harga emas perhiasan ini sejalan dengan pergerakan harga emas secara umum yang dalam beberapa waktu terakhir cenderung fluktuatif.
Meskipun demikian, permintaan emas perhiasan tetap tinggi karena tidak hanya digunakan sebagai investasi, tetapi juga sebagai aksesori bernilai tinggi yang sering digunakan dalam berbagai acara penting.
Selain itu, masyarakat juga sering membeli emas perhiasan sebagai bentuk penyimpanan nilai yang lebih fleksibel dibandingkan instrumen investasi lainnya.
Daftar Harga Emas Perhiasan Rajaemas Hari Ini
Salah satu acuan harga emas perhiasan yang banyak diperhatikan masyarakat berasal dari platform Rajaemas. Daftar harga yang ditampilkan menunjukkan perbedaan nilai berdasarkan kadar karat yang dimiliki setiap perhiasan.
Berikut harga emas perhiasan hari ini 9 Maret 2026.
| Kadar Karat | Harga per Gram |
|---|---|
| K24* | Rp 2.680.000 |
| K24 | Rp 2.530.000 |
| K23 | Rp 2.241.000 |
| K22 | Rp 2.142.000 |
| K21 | Rp 2.046.000 |
| K20 | Rp 1.947.000 |
| K19 | Rp 1.849.000 |
| K18 | Rp 1.752.000 |
| K17 | Rp 1.654.000 |
| K16 | Rp 1.555.000 |
| K15 | Rp 1.459.000 |
| K14 | Rp 1.360.000 |
| K13 | Rp 1.261.000 |
| K12 | Rp 1.165.000 |
| K11 | Rp 1.066.000 |
| K10 | Rp 967.000 |
| K9 | Rp 871.000 |
| K8 | Rp 772.000 |
| K7 | Rp 673.000 |
| K6 | Rp 580.000 |
| K5 | Rp 480.000 |
Perbedaan harga pada setiap kadar karat terjadi karena kandungan emas murni yang berbeda. Semakin tinggi kadar karat, semakin besar kandungan emas murni dalam perhiasan tersebut sehingga harga jualnya juga semakin tinggi.
Sebaliknya, perhiasan dengan kadar karat lebih rendah biasanya memiliki campuran logam lain yang lebih banyak. Hal ini membuat harganya lebih terjangkau dan sering menjadi pilihan bagi masyarakat yang ingin membeli perhiasan dengan harga lebih ekonomis.
Daftar Harga Emas Perhiasan Lakuemas
Selain Rajaemas, harga emas perhiasan juga dapat dilihat melalui platform Lakuemas yang menyediakan informasi harga berdasarkan kadar karat.
Sementara itu harga emas perhiasan di Lakuemas hari ini dijual Rp2.611.000 per gram.
Berikut daftar harga emas perhiasan Lakuemas hari ini.
| Kadar | Harga Jual per Gram |
|---|---|
| 24K (99%) | Rp 2.611.000 |
| 23K | Rp 2.245.000 |
| 22K | Rp 2.147.000 |
| 21K | Rp 2.053.000 |
| 20K | Rp 1.953.000 |
| 19K | Rp 1.854.000 |
| 18K | Rp 1.755.000 |
| 17K | Rp 1.656.000 |
| 16K | Rp 1.557.000 |
| 15K | Rp 1.459.000 |
| 14K | Rp 1.361.000 |
| 13K | Rp 1.264.000 |
| 12K | Rp 1.165.000 |
| 11K | Rp 1.066.000 |
| 10K | Rp 968.000 |
| 9K | Rp 869.000 |
Harga pada platform ini juga menunjukkan pola yang hampir serupa dengan Rajaemas, yaitu semakin tinggi kadar emas maka semakin mahal pula harga jualnya. Perbedaan harga antarplatform biasanya dipengaruhi oleh kebijakan masing-masing penyedia layanan serta faktor biaya operasional.
Perbedaan Harga Berdasarkan Kadar Karat
Dalam dunia perhiasan emas, kadar karat merupakan faktor utama yang menentukan nilai sebuah produk. Karat menunjukkan persentase kandungan emas murni yang terdapat dalam perhiasan tersebut.
Emas 24 karat merupakan emas dengan kandungan paling tinggi, mendekati emas murni. Oleh karena itu, harganya juga menjadi yang paling mahal dibandingkan kadar lainnya.
Sementara itu, emas dengan kadar lebih rendah seperti 18 karat atau 14 karat biasanya memiliki campuran logam lain seperti perak, tembaga, atau logam tambahan lainnya. Campuran ini membuat perhiasan lebih kuat dan tidak mudah berubah bentuk saat digunakan.
Karena alasan tersebut, banyak perhiasan yang dijual di pasaran justru menggunakan kadar di bawah 24 karat. Hal ini bertujuan agar perhiasan lebih tahan lama sekaligus memiliki harga yang lebih terjangkau bagi konsumen.
Prospek Harga Emas Perhiasan
Kenaikan harga emas perhiasan pada hari ini menunjukkan bahwa logam mulia masih memiliki daya tarik yang kuat di kalangan masyarakat. Selain sebagai aksesori, emas juga sering dipandang sebagai aset yang dapat menyimpan nilai dalam jangka panjang.
Ketika kondisi ekonomi tidak menentu, banyak orang memilih menyimpan kekayaan dalam bentuk emas karena nilainya cenderung stabil. Hal ini membuat permintaan emas, termasuk emas perhiasan, tetap tinggi di pasar.
Namun demikian, harga emas tetap dapat berubah sewaktu-waktu karena dipengaruhi berbagai faktor seperti kondisi ekonomi global, nilai tukar mata uang, hingga kebijakan suku bunga.
Oleh karena itu, masyarakat yang ingin membeli emas perhiasan disarankan untuk terus memantau perkembangan harga di pasaran. Dengan memahami pergerakan harga, pembeli dapat menentukan waktu yang lebih tepat untuk melakukan transaksi.
Kenaikan harga emas perhiasan pada Senin 9 Maret 2026 ini setidaknya memberikan gambaran bahwa pasar emas masih bergerak dinamis.
Baik bagi pembeli yang ingin memiliki perhiasan maupun bagi mereka yang menjadikannya sebagai bentuk investasi, informasi harga menjadi hal penting yang perlu diperhatikan sebelum mengambil keputusan pembelian.
Ramalan Harga Emas
Perkembangan harga emas ke depan masih menjadi perhatian banyak pelaku pasar. Sejumlah analis memperkirakan bahwa harga emas berpotensi tetap bergerak fluktuatif dalam beberapa waktu mendatang.
Hal ini disebabkan oleh berbagai faktor global yang masih memengaruhi kondisi ekonomi dunia. Ketegangan geopolitik, kebijakan moneter negara besar, serta perubahan nilai tukar mata uang dapat memicu perubahan harga emas secara signifikan.
Jika ketidakpastian ekonomi meningkat, permintaan terhadap emas biasanya ikut naik karena dianggap sebagai aset aman. Sebaliknya, jika kondisi ekonomi stabil dan suku bunga tinggi, sebagian investor mungkin akan mengalihkan dana ke instrumen investasi lain.
Meskipun demikian, emas masih dipandang sebagai salah satu aset yang memiliki ketahanan nilai dalam jangka panjang. Oleh sebab itu, banyak investor tetap menjadikan emas sebagai bagian dari strategi diversifikasi investasi mereka.