LOGISTIK

Volume Pengiriman Barang Konsumen Meningkat Jelang Ramadan, KAI Logistik Terbanyak Antar Ke Wilayah Ini

Volume Pengiriman Barang Konsumen Meningkat Jelang Ramadan, KAI Logistik Terbanyak Antar Ke Wilayah Ini
Volume Pengiriman Barang Konsumen Meningkat Jelang Ramadan, KAI Logistik Terbanyak Antar Ke Wilayah Ini

JAKARTA - PT Kereta Api Logistik mencatat lonjakan signifikan pada volume pengiriman barang ritel menjelang bulan Ramadan 1447 H, dengan total mencapai 45.854 barang yang telah dikirimkan melalui layanan kereta api selama periode libur panjang Imlek 2026 dan momen jelang Ramadan ini. Data itu menunjukkan distribusi yang padat dengan tujuan utama di wilayah-wilayah tertentu yang menjadi favorit pelanggan, menunjukkan peranan penting perusahaan dalam menjaga arus logistik di masa-masa puncak kegiatan masyarakat.

Lonjakan Pengiriman di Masa Libur dan Jelang Ramadan

Sepanjang periode 13 Februari hingga 18 Februari 2026, PT Kereta Api Logistik berhasil mengirimkan 45.854 barang ritel yang setara dengan berat total 17.773 kilogram. Angka tertinggi pada volume harian terjadi pada 18 Februari 2026 dengan total 5.443 kilogram, diikuti oleh 13 Februari 2026 yang mencapai 4.194 kilogram. Peningkatan ini terjadi seiring dengan tingginya mobilitas masyarakat selama libur panjang Tahun Baru Imlek dan persiapan menjelang Ramadan, di mana permintaan terhadap layanan pengiriman meningkat tajam.

Menurut keterangan dari Manager Marketing & Sales Courier KAI Logistik Ayi Suryandi, pengiriman ini tidak hanya berupa paket umum tetapi juga termasuk kategori khusus seperti hewan peliharaan dan sepeda motor. Secara rinci, dari total jumlah barang itu, tercatat sebanyak 40.169 paket biasa, 2.511 ekor hewan peliharaan, 2.384 unit sepeda motor, dan 790 item lainnya yang terdiri dari sepeda, elektronik, dokumen, dan tanaman dengan total berat sekitar 435 kilogram.

Wilayah Target Utama Pengiriman

Dalam distribusi yang dilakukan, beberapa kota menjadi tujuan utama pengiriman barang oleh KAI Logistik. Yogyakarta, Solo, dan Semarang tercatat sebagai wilayah dengan jumlah pengiriman tertinggi. Wilayah-wilayah tersebut dipilih oleh masyarakat karena tingkat aktivitas yang tinggi serta menjadi lokasi strategis dalam periode liburan panjang dan aktivitas menjelang Ramadan. Hal ini menunjukkan pola pergerakan barang konsumen yang menyesuaikan dengan kebutuhan sosial dan budaya masyarakat di masa sukacita dan persiapan Ramadan.

Ayi menjelaskan bahwa komoditas barang yang dipilih pelanggan mencerminkan kebutuhan masyarakat selama periode tertentu. Paket-paket barang umum masih mendominasi, sementara pengiriman hewan peliharaan meningkat karena banyak masyarakat yang bepergian bersama hewan peliharaannya saat liburan atau pulang kampung. Sepeda motor juga menjadi pilihan transportasi yang cukup sering dikirim untuk mendukung mobilitas warga.

Strategi Operasional Menghadapi Lonjakan Volume

Untuk memastikan operasional tetap berjalan optimal di tengah lonjakan volume pengiriman, KAI Logistik menerapkan pengaturan pola kerja khusus. Perusahaan tetap memastikan layanan distribusi berlangsung stabil tanpa adanya penumpukan barang meski volume naik secara signifikan. Selain itu, KAI Logistik juga mengoperasikan gerbong barang yang dirangkaikan pada layanan KA Blambangan Express dan KA Sri Tanjung, dengan kapasitas angkut mencapai 70 ton per hari, guna menjaga agar layanan ke berbagai wilayah tetap lancar dan terlayani secara maksimal.

Keberlangsungan layanan yang disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat selama puncak distribusi ini menunjukkan kesiapan KAI Logistik dalam menghadapi tantangan logistik di periode liburan dan momentum besar keagamaan seperti Ramadan. Hal ini juga mengindikasikan bahwa perusahaan berupaya memenuhi permintaan yang terus berkembang pada momen-momen tertentu dalam kalender nasional.

Prediksi Pertumbuhan Hingga Lebaran dan Strategi Pengembangan Layanan

Pengelolaan volume barang yang tinggi ini tidak terlepas dari tren peningkatan angkutan barang yang positif sejak awal tahun 2026. VP of Corporate Secretary KAI Logistik, Dwi Wulandari, mencatat bahwa volume angkutan barang mencapai angka 222 ribu ton, tumbuh signifikan sebesar 44 persen dibanding periode yang sama tahun sebelumnya. Tren ini diperkirakan akan terus berlanjut hingga momen Lebaran 2026, di mana kebutuhan distribusi barang diprediksi makin meningkat seiring meningkatnya aktivitas masyarakat menjelang Hari Raya Idulfitri.

Selain itu, KAI Logistik juga terus mengembangkan kapasitas layanan khususnya pada layanan KA Kontainer, dengan beberapa terminal barang sudah memiliki sertifikasi halal yang menjadi nilai tambah bagi segmen industri tertentu seperti makanan, minuman, farmasi, dan produk FMCG. Sertifikasi ini menunjukkan komitmen perusahaan dalam memenuhi jaminan kepatuhan syariah pelanggannya sekaligus memperluas daya saing layanan logistik kereta api.

Melihat tren dan strategi yang diterapkan, KAI Logistik tampaknya semakin siap menjadi moda utama dalam ekosistem logistik nasional, khususnya dalam menjawab tantangan lonjakan permintaan saat momen khusus seperti Ramadan dan libur panjang lainnya. Upaya pengaturan pola kerja, peningkatan kapasitas layanan, dan penambahan fasilitas strategis menjadi fokus dalam menjamin distribusi barang konsumen tetap optimal dan andal di masa mendatang.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index