JAKARTA - Pendekatan baru terhadap investasi aset kripto kembali diperkenalkan oleh raksasa manajemen aset dunia. Kali ini, fokusnya bukan semata pada potensi kenaikan harga Bitcoin, melainkan bagaimana aset digital tersebut dapat menjadi sumber pendapatan rutin bagi investor. Melalui langkah strategis ini, BlackRock mencoba menjembatani dunia kripto dengan kebutuhan investor yang menginginkan arus kas lebih stabil.
Dokumen ke SEC dan Konsep Dasar ETF Bitcoin Pendapatan
Mengutip laporan dari decrypt.co, BlackRock menjelaskan dalam dokumen pendaftaran bahwa iShares Bitcoin Premium Income ETF tidak hanya mengikuti pergerakan harga Bitcoin. Produk ini juga akan dikelola secara aktif dengan tujuan menghasilkan arus kas tambahan melalui strategi penjualan opsi.
Strategi utama yang digunakan adalah penjualan opsi beli atau covered call. Opsi tersebut akan ditulis terutama atas saham iShares Bitcoin Trust (IBIT), yaitu ETF Bitcoin spot milik BlackRock. Dalam kondisi tertentu, opsi juga dapat ditulis atas indeks yang melacak ETF Bitcoin spot.
“ETF ini dirancang untuk melacak kinerja harga Bitcoin sekaligus memberikan pendapatan premium melalui strategi yang dikelola secara aktif dengan menjual opsi beli atas saham IBIT,” tulis BlackRock dalam dokumen pendaftarannya ke SEC.
Dengan pendekatan ini, ETF tersebut menjadi berbeda dari produk ETF Bitcoin spot tradisional yang hanya berfokus pada pergerakan harga aset dasar.
Mekanisme Pendapatan dari Strategi Opsi Beli
Melalui skema covered call, dana akan menerima premi opsi yang dibayarkan oleh investor lain. Premi tersebut merupakan kompensasi atas hak untuk membeli saham IBIT pada harga dan waktu tertentu yang telah disepakati.
Pendapatan dari premi opsi inilah yang kemudian akan didistribusikan kepada pemegang unit ETF sebagai pendapatan berkala. Dengan demikian, investor tidak hanya bergantung pada kenaikan harga Bitcoin untuk memperoleh keuntungan, tetapi juga memperoleh arus kas dari aktivitas derivatif yang dilakukan oleh pengelola dana.
Kepemilikan investor dalam iShares Bitcoin Premium Income ETF akan merepresentasikan klaim atas pendapatan opsi serta aset dana. Aset tersebut mencakup Bitcoin, saham IBIT, dan kas. Struktur ini menunjukkan bahwa ETF tidak hanya bersifat pasif, tetapi juga melibatkan pengelolaan aktif dengan tingkat kompleksitas yang lebih tinggi.
Namun hingga saat ini, BlackRock belum mengungkapkan sejumlah detail penting terkait produk tersebut. Informasi seperti kode ticker, kustodian aset, dan rasio biaya pengelolaan masih belum diumumkan ke publik. Seorang juru bicara BlackRock menyampaikan kepada Decrypt bahwa perusahaan belum dapat memberikan komentar tambahan, termasuk perbandingan dengan produk sejenis maupun jadwal pengumuman biaya.
Persaingan di Pasar ETF Bitcoin Berbasis Pendapatan
Masuknya BlackRock ke segmen ETF Bitcoin berbasis pendapatan menempatkan perusahaan ini dalam persaingan langsung dengan sejumlah pemain yang lebih dulu hadir. Pasar ini sebenarnya telah diisi oleh beberapa produk dengan strategi serupa.
Salah satunya adalah NEOS Bitcoin High Income ETF (BTCI) yang diluncurkan pada Oktober 2024. ETF tersebut saat ini mengelola aset sekitar US$1,09 miliar dengan rasio biaya hampir 1% per tahun. Selain itu, terdapat Roundhill Bitcoin Covered Call Strategy ETF (YBTC) dan YieldMax Bitcoin Option Income Strategy ETF (YBIT), yang masing-masing memiliki total aset ratusan juta dolar AS.
Berbeda dengan ETF Bitcoin spot pasif seperti IBIT yang berbiaya rendah dan hanya melacak harga Bitcoin, ETF berbasis strategi opsi tergolong sebagai produk yang dikelola aktif. Konsekuensinya, biaya pengelolaan produk semacam ini umumnya lebih tinggi. Struktur tersebut mencerminkan tingkat risiko yang lebih kompleks, karena kinerja ETF tidak hanya bergantung pada pergerakan harga Bitcoin, tetapi juga pada efektivitas strategi derivatif yang dijalankan.
Alternatif Investasi Bitcoin dengan Fokus Arus Kas
Kehadiran iShares Bitcoin Premium Income ETF memperluas pilihan investor dalam mengakses aset kripto. Produk ini secara khusus menyasar investor yang ingin tetap mendapatkan eksposur terhadap Bitcoin, namun juga mengharapkan pendapatan rutin dalam portofolionya.
Sebagaimana dirangkum secara sederhana, iShares Bitcoin Premium Income ETF adalah produk investasi yang memungkinkan investor ikut menikmati pergerakan harga Bitcoin sekaligus menerima pendapatan berkala dari strategi penjualan opsi. Produk ini ditujukan bagi investor yang menginginkan kombinasi antara potensi pertumbuhan aset kripto dan arus kas, dengan konsekuensi bahwa potensi keuntungan harga bisa lebih terbatas serta risiko yang lebih kompleks dibandingkan ETF Bitcoin spot biasa.
Dengan langkah ini, BlackRock kembali menegaskan posisinya sebagai inovator di industri ETF global. Peluncuran produk ini juga mencerminkan semakin matangnya pasar kripto, di mana Bitcoin tidak lagi diposisikan semata sebagai aset spekulatif, tetapi mulai diintegrasikan ke dalam strategi investasi yang lebih terstruktur dan berorientasi pendapatan.