JAKARTA - Para pejabat Pemerintah Provinsi Jawa Tengah kembali membuka ruang dialog investasi dengan mitra internasional dalam upaya memperkuat perekonomian daerah sekaligus memperluas kerja sama strategis lintas negara.
Salah satu peluang yang kini mulai dibahas datang dari Kanada setelah pertemuan resmi antara Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi dan Duta Besar Kanada untuk Indonesia Jess Dutton di Semarang. Pertemuan tersebut membuka diskusi baru mengenai potensi investasi pada sejumlah sektor penting di provinsi tersebut.
Ketertarikan Kanada Terhadap Peluang Investasi Di Jawa Tengah
Ketertarikan Pemerintah Kanada terhadap Jawa Tengah muncul seiring meningkatnya komitmen Pemerintah Provinsi Jawa Tengah dalam mengembangkan energi baru terbarukan atau EBT serta memperkuat iklim investasi di wilayah tersebut.
Pemerintah daerah menilai kesiapan infrastruktur dan kebijakan energi bersih dapat menjadi daya tarik penting bagi investor global yang ingin memperluas bisnis berkelanjutan di Indonesia.
"Realisasi investasi di Jateng tahun lalu (2025) sekitar Rp 88,6 triliun. Kanada baru di urutan ke 40-an negara sumber investasi. Makanya, saya ingin Kanada meningkatkan investasi di sektor lain dan dapat membantu memajukan Jateng," ujar Luthfi.
Data pemerintah provinsi menunjukkan bahwa kontribusi investasi Kanada di Jawa Tengah memang masih relatif kecil dibandingkan negara lain. Namun peluang kerja sama dinilai masih sangat terbuka mengingat potensi ekonomi daerah yang besar serta kebutuhan pengembangan berbagai sektor strategis di masa mendatang.
Posisi Investasi Kanada Dalam Data Perekonomian Jawa Tengah
Dalam catatan pemerintah daerah disebutkan bahwa selama periode 2021-2025, Kanada berada pada peringkat ke-49 sebagai negara sumber investasi di Jawa Tengah dengan total nilai investasi sekitar Rp 4,35 miliar. Angka tersebut menunjukkan masih terbukanya peluang peningkatan kerja sama ekonomi antara kedua pihak.
Adapun sektor yang selama ini menjadi fokus investasi Kanada di provinsi tersebut meliputi industri kimia dan farmasi sebesar 52 persen, perdagangan dan reparasi 25 persen, hotel dan restoran 1 persen, serta berbagai industri lainnya sekitar 22 persen.
Tawaran Investasi Baru Pada Sektor Pertanian Dan Kesehatan
Dalam pertemuan tersebut Gubernur Ahmad Luthfi secara langsung menawarkan peluang investasi baru kepada Pemerintah Kanada terutama pada sektor pertanian dan kesehatan. Kedua bidang ini dinilai memiliki potensi besar untuk dikembangkan karena berkaitan langsung dengan kebutuhan masyarakat serta program pembangunan jangka panjang pemerintah daerah.
Ia juga menjelaskan bahwa pada tahun 2026, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah akan memprioritaskan berbagai program yang berfokus pada penguatan ketahanan pangan sebagai bagian dari upaya mendukung swasembada pangan nasional.
"Sambut baik tawaran Gubernur Luhfi
Menindaklanjuti tawaran tersebut, Duta Besar Kanada untuk Indonesia Jess Dutton membenarkan bahwa Pemerintah Kanada memang tertarik menjajaki peluang investasi di sektor teknologi pertanian dan kesehatan di Jateng."
"Hubungan Kanada dan Indonesia sudah terjalin baik selama ini. Pada September 2025, Presiden Prabowo Subianto juga menandatangani kerja sama perdagangan yang akan ditindaklanjuti oleh kedua negara pada 2026. Karenanya, Kanada siap menjadi partner kerja sama," kata Jess.
Saat ini Pemerintah Kanada tengah mengkaji berbagai peluang potensial untuk memperkuat kerja sama perdagangan dan investasi dengan Indonesia.
Jawa Tengah Dinilai Wilayah Strategis Untuk Kolaborasi Ekonomi
Menurut Jess, Jawa Tengah merupakan salah satu wilayah di Indonesia yang dinilai memiliki posisi strategis dalam pengembangan investasi. Ia juga memahami bahwa sektor pertanian merupakan salah satu sektor unggulan sekaligus penopang penting perekonomian masyarakat di provinsi tersebut.
Sementara itu, Kanada dikenal memiliki sumber bahan baku pupuk berkualitas tinggi serta teknologi pertanian yang berkembang pesat dalam beberapa dekade terakhir. Kondisi tersebut dinilai membuka peluang kolaborasi yang saling menguntungkan bagi kedua pihak.
"Sebenarnya, kami memiliki program di Jateng yang (dapat) membantu petani skala kecil untuk memastikan pertanian mereka lebih berkelanjutan dan lahan mereka benar-benar digunakan secara lebih efisien," ucapnya.
Peluang Kerja Sama Teknologi Kesehatan Antara Kanada Dan Jawa Tengah
Selain sektor pertanian, Kanada juga dikenal memiliki teknologi kesehatan yang maju dan terus berkembang. Hal ini menjadi alasan lain mengapa kerja sama di bidang kesehatan dipandang berpotensi memberikan manfaat besar bagi masyarakat.
Jess menjelaskan bahwa peluang kolaborasi tersebut dapat mencakup pengembangan teknologi kesehatan modern, program pertukaran tenaga medis maupun pendidikan dokter antara institusi di Kanada dan Jawa Tengah.
Ia juga menyebutkan kemungkinan pemanfaatan teknologi pengobatan berbasis robotik yang saat ini berkembang pesat di berbagai pusat riset kesehatan Kanada. Teknologi tersebut diharapkan dapat meningkatkan kualitas layanan medis sekaligus memperluas akses pengobatan bagi masyarakat.
Jess menegaskan bahwa universitas di Kanada juga siap untuk menjalin kerja sama di bidang kesehatan. Kerja sama pendidikan tersebut dapat membuka kesempatan bagi pertukaran mahasiswa kedokteran, peneliti, serta pengembangan riset bersama yang berfokus pada inovasi medis masa depan.
Penjajakan kerja sama ini menunjukkan bahwa hubungan ekonomi antara Indonesia dan Kanada terus berkembang dalam berbagai sektor strategis.
Pemerintah daerah berharap komunikasi yang telah dimulai melalui pertemuan tersebut dapat berlanjut pada tahap pembahasan teknis dan realisasi investasi di masa depan.
Dengan potensi sumber daya alam yang besar serta dukungan kebijakan pembangunan berkelanjutan, Jawa Tengah dinilai mampu menjadi salah satu tujuan investasi penting bagi mitra internasional.
Pemerintah provinsi juga terus berupaya menciptakan iklim usaha yang kondusif agar investor asing semakin percaya menanamkan modal mereka.
Selain itu, penguatan sektor pertanian dan kesehatan dianggap sejalan dengan kebutuhan pembangunan jangka panjang masyarakat. Investasi pada dua bidang tersebut diharapkan tidak hanya meningkatkan pertumbuhan ekonomi daerah tetapi juga memperkuat kesejahteraan petani, tenaga kesehatan, dan masyarakat luas.
Apabila rencana kerja sama ini dapat berkembang lebih jauh, maka peluang transfer teknologi, peningkatan kualitas sumber daya manusia, serta pembukaan lapangan kerja baru di Jawa Tengah juga akan semakin besar.
Pemerintah Provinsi Jawa Tengah pun optimistis bahwa dialog yang terbangun bersama Pemerintah Kanada dapat menjadi langkah awal bagi kerja sama ekonomi yang lebih luas di masa mendatang yang memberikan manfaat nyata bagi kedua negara.