TADARUS AL-QURAN

Momentum Ramadhan Ajak Umat Islam Tingkatkan Tadarus Al-Qur’an dan Ibadah Bersama

Momentum Ramadhan Ajak Umat Islam Tingkatkan Tadarus Al-Qur’an dan Ibadah Bersama
Momentum Ramadhan Ajak Umat Islam Tingkatkan Tadarus Al-Qur’an dan Ibadah Bersama

JAKARTA - Pemerintah Kabupaten Morowali kembali menggelar rangkaian Safari Ramadhan 1447 Hijriah sebagai upaya mempererat silaturahmi sekaligus meningkatkan semangat ibadah masyarakat selama bulan suci. Kegiatan yang berlangsung di Masjid Al Khairaat, Desa Wosu, Kecamatan Bungku Barat, Selasa malam, 24 Februari 2026, menjadi bagian dari agenda keagamaan yang melibatkan pemerintah daerah dan warga setempat.

Safari Ramadhan tersebut dihadiri oleh tim Safari Ramadhan Pemerintah Daerah Kabupaten Morowali. Mewakili Bupati Morowali, Ust. Sudarmin Hadadi hadir bersama rombongan untuk bersilaturahmi sekaligus menyampaikan pesan keagamaan kepada masyarakat setempat.

Dalam tausiyahnya, Ust. Sudarmin Hadadi mengajak seluruh jamaah untuk memperbanyak tadarus Al-Qur'an selama bulan suci Ramadhan. Ia menegaskan bahwa Ramadhan merupakan momentum terbaik untuk meningkatkan keimanan dengan membaca, memahami, dan mengamalkan nilai-nilai Al-Qur'an dalam kehidupan sehari-hari.

Safari Ramadhan Pererat Silaturahmi Pemerintah dan Masyarakat

Pelaksanaan Safari Ramadhan menjadi sarana penting bagi pemerintah daerah untuk menjalin komunikasi langsung dengan masyarakat. Kegiatan ini tidak hanya berisi ceramah keagamaan, tetapi juga menjadi momentum memperkuat hubungan sosial antara pemerintah dan warga.

Kehadiran tim Safari Ramadhan di Desa Wosu disambut antusias oleh masyarakat yang memanfaatkan kesempatan tersebut untuk beribadah bersama sekaligus mendengarkan pesan-pesan keagamaan. Pemerintah daerah berharap kegiatan seperti ini mampu menumbuhkan kebersamaan dan kepedulian sosial di tengah masyarakat.

Melalui kegiatan Safari Ramadhan, diharapkan hubungan silaturahmi antara pemerintah daerah dan masyarakat semakin erat. Selain itu, kegiatan ini juga diharapkan mampu menumbuhkan semangat kebersamaan dan kepedulian sosial di lingkungan masyarakat.

Ramadhan Sebagai Waktu Pembinaan Diri

Dalam tausiyah yang disampaikan, Ust. Sudarmin Hadadi juga mengingatkan pentingnya memanfaatkan bulan Ramadhan sebagai masa pembinaan diri. Menurutnya, Ramadhan adalah bulan yang penuh kesempatan untuk memperbaiki kualitas ibadah dan perilaku sehari-hari.

Ia mengingatkan pentingnya menjaga konsistensi ibadah seperti sholat berjamaah, memperbanyak sedekah, serta menjaga akhlak dan hubungan sosial di tengah masyarakat. Ramadhan disebut sebagai bulan pembinaan diri yang harus dimanfaatkan sebaik mungkin agar membawa perubahan positif setelah Ramadhan berakhir.

Pesan tersebut menjadi pengingat bagi umat Islam agar tidak menjadikan Ramadhan hanya sebagai rutinitas tahunan, tetapi sebagai kesempatan memperkuat iman dan ketakwaan melalui berbagai amalan kebaikan.

Ajakan Memperbanyak Tadarus Al-Qur’an

Salah satu pesan utama dalam kegiatan tersebut adalah pentingnya memperbanyak tadarus Al-Qur’an. Membaca dan memahami Al-Qur’an dinilai sebagai amalan utama yang memiliki nilai spiritual tinggi selama bulan Ramadhan.

Ust. Sudarmin Hadadi menegaskan bahwa membaca Al-Qur’an tidak hanya sebatas melafalkan ayat, tetapi juga memahami dan mengamalkan ajarannya dalam kehidupan sehari-hari. Dengan demikian, nilai-nilai Al-Qur’an dapat menjadi pedoman dalam membangun kehidupan yang lebih baik.

Ajakan untuk memperbanyak tadarus juga menjadi bagian dari upaya meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjadikan Al-Qur’an sebagai sumber petunjuk hidup, terutama di bulan suci Ramadhan yang penuh berkah.

Kegiatan Ditutup dengan Ibadah Bersama

Rangkaian Safari Ramadhan di Masjid Al Khairaat ditutup dengan doa bersama yang diikuti oleh seluruh jamaah. Setelah itu kegiatan dilanjutkan dengan pelaksanaan sholat Isya dan tarawih berjamaah bersama masyarakat Desa Wosu.

Suasana kebersamaan yang tercipta dalam kegiatan tersebut mencerminkan semangat masyarakat dalam mengisi bulan Ramadhan dengan kegiatan ibadah dan keagamaan. Pemerintah daerah berharap kegiatan Safari Ramadhan dapat terus dilaksanakan sebagai sarana memperkuat nilai religius dan kebersamaan di tengah masyarakat.

Melalui momentum Ramadhan, masyarakat diharapkan semakin termotivasi untuk meningkatkan kualitas ibadah serta memperbanyak amalan baik, terutama dengan membaca dan mengamalkan Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index