ASURANSI

Askrindo dan 20 Biro Travel Dorong Perlindungan Asuransi Wisata di Jawa Tengah

Askrindo dan 20 Biro Travel Dorong Perlindungan Asuransi Wisata di Jawa Tengah
Askrindo dan 20 Biro Travel Dorong Perlindungan Asuransi Wisata di Jawa Tengah

JAKARTA - PT Asuransi Kredit Indonesia (Askrindo) resmi menjalin kerja sama dengan sekitar 20 biro perjalanan wisata yang beroperasi di wilayah Jawa Tengah, menandai langkah strategis perusahaan dalam memperluas layanan asuransi pariwisata dan mendukung pertumbuhan sektor pariwisata nasional yang menunjukkan tren positif.

Sinergi Askrindo dan Biro Perjalanan untuk Asuransi Wisata

Kolaborasi tersebut dituangkan dalam penandatanganan nota kesepahaman (MoU) yang digelar di Kantor Askrindo Cabang Semarang pada Februari 2026. Hadir dalam acara ini perwakilan dari Askrindo Kantor Wilayah 3, Askrindo Cabang Semarang, serta para pemimpin biro perjalanan wisata se-Jawa Tengah, dengan masa berlaku kerja sama selama tiga tahun ke depan.

Melalui kerja sama ini, produk unggulan Askrindo seperti Asuransi Kecelakaan Diri (Personal Accident) dan Travel Insurance akan lebih terintegrasi ke dalam paket layanan biro perjalanan. Produk-produk tersebut dirancang untuk memberikan perlindungan menyeluruh kepada wisatawan terhadap berbagai risiko yang dapat terjadi selama perjalanan wisata, mulai dari insiden kecelakaan hingga kebutuhan biaya medis.

Menurut Direktur Bisnis Askrindo, Budhi Novianto, sinergi dengan biro perjalanan ini merupakan bukti komitmen perusahaan untuk meningkatkan kontribusinya terhadap pertumbuhan ekonomi daerah melalui sektor pariwisata. Dalam keterangannya, Budhi menyatakan bahwa potensi pariwisata di Jawa Tengah sangat besar dan memiliki dampak yang signifikan terhadap perekonomian lokal.

“Karena itu, lewat kolaborasi dengan biro travel, Askrindo ingin ikut mendukung perkembangan pariwisata Jawa Tengah dengan menghadirkan pelindungan asuransi, sehingga wisatawan bisa merasa lebih aman dan pelaku usaha pariwisata semakin percaya diri dalam mengembangkan layanannya,” ujar Budhi.

Solusi Perlindungan Risiko untuk Wisatawan dan Pelaku Industri

Branch Manager Class I Askrindo Semarang, Gami Aji Libraga, menjelaskan secara operasional bahwa kolaborasi ini menghadirkan solusi pelindungan risiko perjalanan wisata yang komprehensif. Produk asuransi yang ditawarkan Askrindo bukan hanya mencakup kecelakaan diri, tetapi juga biaya medis yang mungkin timbul selama perjalanan.

Menurut Gami, penguatan kolaborasi ini tidak hanya memberikan perlindungan bagi wisatawan tetapi juga membantu biro perjalanan meningkatkan kualitas layanan mereka serta memperkuat kepercayaan pelanggan terhadap paket wisata yang ditawarkan. Askrindo berharap dengan adanya dukungan proteksi risiko ini, industri pariwisata dapat menawarkan pengalaman yang lebih aman dan terpercaya kepada konsumen.

Kolaborasi ini juga merupakan kelanjutan dari upaya Askrindo dalam memperluas penetrasi asuransi pariwisata di Jawa Tengah. Sebelumnya, perusahaan telah melakukan kerja sama dengan pihak lain seperti Perum Perhutani dalam menyediakan pelindungan asuransi di wilayah wisata tertentu, termasuk Blora, Purwodadi, Kendal, dan Gundih. Hal ini menunjukkan konsistensi Askrindo dalam memperkuat jaringan perlindungan bagi pelaku wisata di berbagai daerah.

Peluang Besar Pasar Pariwisata Jawa Tengah

Langkah strategis ini diambil di tengah kondisi pasar pariwisata Jawa Tengah yang terus menunjukkan tren positif. Berdasarkan data dari Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, jumlah kunjungan wisatawan sepanjang tahun 2025 mencapai sekitar 53 juta orang. Sektor pariwisata juga mencatat pertumbuhan tertinggi pada Pendapatan Domestik Regional Bruto (PDRB) daerah hingga kuartal III-2025, mencapai 11,79 persen.

Pertumbuhan signifikan ini menunjukkan peluang yang luas bagi produk asuransi pariwisata untuk berkembang seiring dengan meningkatnya aktivitas dan mobilitas wisatawan. Dengan jumlah wisatawan domestik yang besar, kebutuhan akan proteksi risiko perjalanan turut meningkat, membuka ruang bagi perusahaan asuransi seperti Askrindo untuk memperluas layanan mereka secara lebih intensif.

“Potensi pariwisata Jawa Tengah sangat besar,” ujar Budhi Novianto. Pernyataan ini mencerminkan keyakinan perusahaan bahwa integrasi produk asuransi dalam paket wisata bisa menjadi nilai tambah yang penting bagi para pelaku industri pariwisata, sekaligus meningkatkan keamanan dan kenyamanan wisatawan.

Upaya Menjadikan Asuransi Bagian Standar Layanan Wisata

Salah satu tujuan jangka panjang dari kolaborasi ini adalah menjadikan perlindungan asuransi sebagai bagian standar dalam setiap paket perjalanan wisata yang ditawarkan oleh biro perjalanan. Dengan begitu, wisatawan tidak hanya membeli pengalaman perjalanan, tetapi juga jaminan keamanan dan mitigasi risiko selama perjalanan mereka.

Dengan mengintegrasikan asuransi dalam layanan wisata, Askrindo berharap dapat membantu pelaku industri pariwisata untuk lebih berkembang secara berkelanjutan, serta meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap layanan yang ditawarkan oleh biro perjalanan. Langkah ini dipandang sebagai bentuk adaptasi terhadap kebutuhan pasar dan pertumbuhan sektor pariwisata nasional yang menjadi salah satu kontributor penting dalam perekonomian daerah.

Komitmen Berkelanjutan di Sektor Pariwisata

Kolaborasi antara Askrindo dan biro perjalanan di Jawa Tengah menjadi contoh nyata bagaimana sinergi antara pelaku bisnis asuransi dan sektor pariwisata dapat menciptakan solusi yang saling menguntungkan. Askrindo berkomitmen untuk terus memperluas kerja sama dengan berbagai pihak di industri pariwisata guna meningkatkan perlindungan bagi wisatawan serta mendorong pertumbuhan sektor tersebut secara lebih luas di masa depan.

Dengan strategi ini, diharapkan industri pariwisata bisa tumbuh lebih aman, lebih terpercaya, dan lebih berkelanjutan, selaras dengan perubahan kebutuhan pasar dan harapan konsumen akan pengalaman wisata yang aman dan terlindungi.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index