JAKARTA - PT Bangun Kosambi Sukses Tbk (CBDK) mengalokasikan investasi sebesar Rp 250 miliar ke entitas anaknya, PT Industri Pameran Nusantara (IPN), untuk memperkuat kapasitas operasional.
Investasi ini bertujuan mempercepat pengembangan fasilitas MICE yang akan menjadi pilar utama pengembangan Central Business District PIK2 (CBD PIK2).Penambahan modal ini dilakukan melalui penerbitan 14,7 juta saham Seri B oleh IPN dengan nilai nominal Rp 17.000 per saham, yang seluruhnya diambil alih oleh CBDK.
Langkah strategis ini mencerminkan komitmen CBDK untuk memperkuat struktur permodalan IPN, yang sekaligus akan mendukung keberlanjutan operasional dan memperluas kapasitas pengembangan proyek-proyek MICE, salah satunya melalui Nusantara International Convention & Exhibition (NICE).
Kehadiran fasilitas MICE ini, yang diperkirakan mulai beroperasi pada Agustus 2025, diharapkan dapat berperan penting dalam mempercepat pengembangan kawasan CBD PIK2, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi di wilayah tersebut.
Meningkatkan Kapasitas Keuangan untuk Perluasan MICE
Menurut Sekretaris Perusahaan CBDK, Yohanes Edmond Budiman, suntikan modal ini ditujukan untuk memperkuat struktur permodalan IPN agar perusahaan mampu mendukung kegiatan operasional dan pengembangan fasilitas MICE yang sedang berlangsung. Salah satu proyek utama dalam hal ini adalah NICE, yang diharapkan dapat menjadi elemen strategis dalam pengembangan kawasan CBD PIK2.
"Melalui penguatan permodalan IPN, kami berupaya memastikan keberlanjutan operasional, optimalisasi kinerja, serta pengembangan jangka panjang fasilitas MICE ini sebagai bagian dari strategi perusahaan dalam menciptakan nilai tambah yang berkesinambungan bagi pemegang saham dan pemangku kepentingan," ujar Yohanes.
Penambahan modal ini juga sejalan dengan rencana CBDK untuk meningkatkan peranannya dalam pengembangan CBD PIK2 yang sedang berjalan, sekaligus meningkatkan nilai portofolio jangka panjang perusahaan.
Strategi Jangka Panjang di Kawasan CBD PIK2
NICE yang direncanakan mulai beroperasi pada akhir Agustus 2025 merupakan salah satu bagian dari pengembangan fasilitas MICE yang akan memperkaya ekosistem bisnis di kawasan CBD PIK2.
Dengan beroperasinya NICE, CBDK berharap dapat memberikan kontribusi signifikan dalam mendorong aktivitas ekonomi dan memperkuat daya tarik kawasan tersebut sebagai pusat bisnis dan pertemuan internasional.
PIK2, sebagai kawasan yang sedang berkembang pesat, membutuhkan fasilitas modern dan berkelas dunia untuk mendukung kegiatan ekonomi.
Fasilitas MICE seperti NICE diprediksi dapat menarik berbagai konferensi, pameran, dan acara bisnis internasional, yang pada gilirannya akan mempercepat proses pengembangan kawasan tersebut.
Dengan demikian, suntikan modal ke IPN merupakan bagian dari langkah strategis CBDK untuk mendukung tumbuhnya ekosistem bisnis yang kuat di PIK2 dan sekitarnya.
Peran Penting MICE dalam Ekosistem Bisnis
Fasilitas MICE memiliki peran penting dalam menciptakan peluang bisnis, membuka akses ke pasar internasional, serta mendukung pengembangan sektor pariwisata dan industri kreatif.
Di Indonesia, sektor MICE semakin berkembang seiring dengan semakin banyaknya acara internasional yang digelar di berbagai kota besar. Dalam konteks ini, NICE diharapkan dapat mendukung pengembangan PIK2 sebagai pusat kegiatan bisnis, budaya, dan ekonomi yang berkelanjutan.
NICE akan menjadi tempat ideal untuk menyelenggarakan berbagai acara besar, seperti pameran, konferensi, seminar, dan pertemuan bisnis internasional. Dengan dilengkapi fasilitas yang modern dan berkelas dunia, NICE akan menarik perhatian para pelaku bisnis dan pengusaha dari dalam dan luar negeri, yang tentunya akan memberikan dampak positif bagi ekonomi lokal.
Penambahan Modal Tanpa Dampak Material pada Operasional CBDK
Meskipun injeksi modal sebesar Rp 250 miliar ini dilakukan melalui IPN, Yohanes Edmond Budiman menegaskan bahwa transaksi ini tidak memberikan pengaruh material terhadap kegiatan operasional, aspek hukum, kondisi keuangan, maupun kelangsungan usaha CBDK.
Namun, secara strategis, penambahan modal ini diharapkan dapat memperkuat pengembangan ekosistem CBD PIK2, terutama dengan dukungan terhadap operasional NICE, yang berpotensi meningkatkan nilai portofolio CBDK secara berkelanjutan.
Selain itu, dengan kepemilikan saham yang kini mencapai 99,993% di IPN, CBDK semakin menguatkan posisinya di entitas anaknya ini, yang memungkinkan perusahaan untuk memiliki kontrol penuh atas pengembangan proyek-proyek strategis di sektor MICE.
Hal ini menunjukkan keseriusan CBDK dalam memperluas bisnisnya dan menciptakan nilai tambah yang berkelanjutan bagi pemegang saham.
Keberlanjutan dan Pengembangan Jangka Panjang
CBDK berkomitmen untuk menjaga keberlanjutan dan pengembangan jangka panjang fasilitas MICE melalui penguatan struktur permodalan yang dilakukan.
Dengan meningkatnya kapasitas finansial IPN, perusahaan diharapkan dapat terus berinvestasi dalam pengembangan infrastruktur dan fasilitas bisnis yang dapat mendukung tujuan perusahaan dalam menciptakan nilai jangka panjang.
Selain itu, keberlanjutan operasional NICE akan menjadi kunci utama dalam memastikan kesuksesan pengembangan kawasan CBD PIK2.
Dengan dukungan permodalan yang kuat, NICE akan dapat beroperasi dengan optimal, memberikan kontribusi besar terhadap perekonomian lokal, serta mempercepat pertumbuhan kawasan PIK2 sebagai salah satu pusat bisnis terbesar di Indonesia.
Langkah Strategis untuk Meningkatkan Nilai Portofolio
Dengan penambahan modal ke IPN, CBDK berharap dapat memperkuat ekosistem bisnis yang ada di kawasan CBD PIK2. Ini adalah bagian dari strategi jangka panjang yang bertujuan untuk meningkatkan nilai portofolio perusahaan dan memperkuat posisi CBDK di industri properti dan pengembangan kawasan bisnis.
Melalui langkah ini, CBDK juga menunjukkan komitmennya untuk terus berinovasi dan beradaptasi dengan perkembangan pasar, khususnya dalam menciptakan fasilitas-fasilitas bisnis yang modern dan mendukung perkembangan ekonomi berkelanjutan.
Langkah Positif untuk Pengembangan CBD PIK2
Investasi sebesar Rp 250 miliar yang dilakukan oleh PT Bangun Kosambi Sukses Tbk (CBDK) ke entitas anaknya, PT Industri Pameran Nusantara (IPN), merupakan langkah strategis untuk memperkuat ekosistem bisnis di kawasan CBD PIK2.
Dengan pengembangan fasilitas MICE yang dijalankan oleh NICE, CBDK berharap dapat mempercepat pertumbuhan ekonomi di wilayah tersebut serta menciptakan nilai tambah berkelanjutan bagi perusahaan dan pemegang saham.
Suntikan modal ini diharapkan tidak hanya memperkuat struktur permodalan, tetapi juga mendukung pengembangan kawasan PIK2 sebagai pusat bisnis dan pertemuan internasional yang semakin berkembang.