JAKARTA - Setelah beberapa hari menghadapi gangguan akibat cuaca ekstrem yang melanda Jakarta, layanan bus Transjakarta kini kembali beroperasi normal.
Genangan air yang sempat menghalangi operasional kini telah surut, memungkinkan seluruh trayek Transjakarta untuk kembali melayani warga Jakarta. Sebanyak 225 rute bus yang mencakup koridor utama, rute pengumpan, dan layanan Mikrotrans sudah aktif kembali.
Kembalinya normalisasi ini membawa harapan baru bagi warga Jakarta yang menggantungkan transportasi publik untuk mendukung mobilitas harian mereka, terutama di tengah padatnya lalu lintas ibukota.
PT Transjakarta, sebagai penyedia moda transportasi publik utama di Jakarta, memastikan bahwa kondisi di lapangan sudah cukup kondusif untuk melanjutkan operasional penuh.
Sebelumnya, sejumlah rute Transjakarta sempat terhambat akibat banjir yang melanda beberapa wilayah ibu kota, namun kini, kondisi cuaca yang membaik membuat operasional kembali berjalan lancar.
Kepala Departemen Humas dan CSR Transjakarta, Ayu Wardhani, dalam keterangan tertulis yang dikeluarkan pada Minggu, 25 Januari 2026, memastikan bahwa 225 rute bus yang tersebar di seluruh wilayah operasional Transjakarta kini sudah siap melayani pelanggan tanpa hambatan.
Ini menunjukkan kesiapan PT Transjakarta dalam menjaga keberlanjutan mobilitas masyarakat Jakarta dengan memberikan akses transportasi yang dapat diandalkan, meskipun cuaca sedang tidak menentu.
Normalisasi Layanan dan Kesiapan Transjakarta
Setelah evaluasi situasi lapangan, PT Transjakarta mengumumkan bahwa seluruh jaringan layanan bus kembali aktif tanpa gangguan.
Keputusan untuk memulihkan operasional secara penuh ini tidak hanya didasarkan pada membaiknya cuaca, tetapi juga hasil evaluasi menyeluruh mengenai kondisi infrastruktur dan kenyamanan pelanggan. Semua hal ini dilakukan untuk memastikan bahwa layanan yang diberikan tetap mengutamakan keselamatan penumpang.
Menurut Ayu Wardhani, layanan Transjakarta kini tidak hanya mencakup rute-rute utama, tetapi juga jaringan feeder yang menghubungkan titik-titik yang lebih jauh, serta layanan Mikrotrans yang melayani area-area perumahan dan lingkungan yang lebih kecil.
Dengan normalisasi penuh ini, warga Jakarta dapat kembali mengandalkan Transjakarta untuk mempermudah mobilitas mereka sehari-hari.
Pengurangan Kemacetan dan Ajakannya untuk Masyarakat
Transjakarta juga mengajak masyarakat Jakarta untuk memanfaatkan kembali transportasi publik sebagai salah satu solusi mengatasi kemacetan yang selama ini menjadi masalah utama di kota ini.
Selain mengurangi beban lalu lintas, penggunaan angkutan umum yang terkoordinasi dengan baik dapat meningkatkan efisiensi perjalanan, mengurangi polusi udara, dan memberikan kenyamanan lebih bagi masyarakat.
"Penggunaan transportasi umum juga menjadi bagian dari upaya bersama untuk mengurangi kepadatan lalu lintas di Jakarta," ujar Ayu.
Dengan kembali normalnya operasional, Transjakarta berharap agar lebih banyak warga Jakarta yang beralih ke transportasi publik, mengingat kondisi lalu lintas di Jakarta yang semakin padat, terutama pada jam-jam sibuk.
Penyesuaian Rute selama Cuaca Ekstrem
Selama periode cuaca ekstrem yang menyebabkan hujan deras dan banjir, Transjakarta melakukan berbagai penyesuaian rute untuk meminimalkan risiko bagi penumpang dan petugas.
Beberapa rute dan layanan dialihkan atau dihentikan sementara untuk menghindari area yang tergenang air atau berisiko tinggi terhadap keselamatan.
Namun, dengan cuaca yang berangsur membaik, semua layanan Transjakarta yang sebelumnya sempat terganggu kini kembali beroperasi sesuai jadwal semula. Ini menjadi kabar baik bagi para pengguna setia Transjakarta yang selama beberapa hari harus menunggu situasi kembali kondusif.
Fungsi Penting Transjakarta dalam Menunjang Mobilitas Warga
Dengan total 225 rute yang melayani seluruh wilayah Jakarta, Transjakarta berfungsi sebagai tulang punggung transportasi publik yang tidak hanya menyokong mobilitas individu tetapi juga membantu mengurangi beban transportasi darat lainnya, seperti kendaraan pribadi dan angkutan umum lainnya.
Selain itu, dengan kembali normalnya layanan, Transjakarta dapat turut mendukung kelancaran berbagai kegiatan di Jakarta, mulai dari bekerja, bersekolah, hingga kegiatan masyarakat lainnya.
Transjakarta berperan penting dalam memberikan alternatif transportasi yang ramah lingkungan dan terjangkau bagi masyarakat.
Dengan hadirnya rute-rute yang tersebar di berbagai titik penting di Jakarta, warga bisa dengan mudah berpindah dari satu lokasi ke lokasi lainnya tanpa harus bergantung pada kendaraan pribadi yang rawan terjebak kemacetan.
Normalisasi layanan Transjakarta diharapkan menjadi titik balik bagi peningkatan penggunaan transportasi umum di Jakarta.
Keberlanjutan dan efisiensi transportasi publik seperti Transjakarta akan sangat berpengaruh dalam menciptakan kota yang lebih ramah lingkungan, mengurangi polusi, dan tentunya lebih nyaman untuk ditinggali.
PT Transjakarta juga berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas layanan, baik dari segi kenyamanan, kecepatan, maupun keselamatan.
Dalam waktu dekat, akan ada berbagai inovasi yang ditawarkan untuk semakin mempermudah akses penumpang, mulai dari pembaruan teknologi tiket hingga peningkatan fasilitas di dalam bus dan halte.