JAKARTA - Mulai 15 Januari 2026, rute penerbangan langsung Palembang-Singapura akan dibuka kembali.
Langkah ini diharapkan meningkatkan konektivitas regional sekaligus membuka peluang besar bagi bisnis dan investasi.
Wali Kota Palembang, Ratu Dewa, menegaskan bahwa pembukaan rute ini bukan sekadar soal transportasi, tetapi juga menjadi pintu masuk bagi pengembangan ekonomi lintas negara.
“Hasil pertemuan kami dengan Konjen Singapura, mereka sepakat untuk membuka kembali penerbangan Palembang–Singapura. Harapan saya harga tiketnya terjangkau, dan maskapai yang melayani dapat diperbanyak,” ujar Ratu Dewa.
Dengan hadirnya rute langsung, masyarakat Palembang kini dapat bepergian ke Singapura tanpa harus transit melalui Jakarta, mempersingkat waktu perjalanan dan menekan biaya transportasi. Hal ini juga akan mempermudah mobilitas pebisnis, pelajar, hingga wisatawan yang ingin melakukan perjalanan lintas negara secara lebih efisien.
Pintu Masuk Investasi dan Kerja Sama Lintas Sektor
Selain memudahkan mobilitas warga, pembukaan rute Palembang-Singapura diharapkan menjadi katalisator investasi dan kolaborasi di berbagai sektor. Dalam pertemuan tersebut, Konjen Singapura mengundang Ratu Dewa menghadiri pertemuan internasional di Singapura pada tahun 2026. Agenda ini akan membahas kerja sama dalam bidang ekonomi, pendidikan, dan energi hijau, yang dinilai memiliki potensi besar untuk kemajuan kedua kota.
“Ini kesempatan emas bagi Palembang untuk menarik investor dan membuka jejaring kerja sama internasional,” tegas Ratu Dewa. Dengan konektivitas langsung, pengusaha dan pelaku wisata dapat lebih efisien dalam menjalin kemitraan serta mengembangkan sektor ekonomi kreatif dan teknologi.
Singapore Travel Fair Dorong Pariwisata Palembang
Pembukaan rute Palembang-Singapura juga dipertegas melalui pameran Singapore Travel Fair, yang diselenggarakan oleh Asosiasi Travel Agent Indonesia (ASTINDO) bekerja sama dengan Singapore Tourism dan Scoot pada Jumat, 28 November 2025 di Atrium Palembang Icon Mall.
Pameran berlangsung selama tiga hari untuk mempromosikan penerbangan menggunakan pesawat modern Scoot Embraer E190-E2 dari Scoot Airline, bagian dari Singapore Airlines Group.
Wakil Ketua Umum 1 ASTINDO, Anton Sumarli, menjelaskan, “Tujuan pameran di Kota Palembang ini adalah menaikkan angka kunjungan dari Palembang ke Singapura dan sebaliknya. Sekarang tidak perlu lagi ke Jakarta terlebih dahulu. Di Palembang sudah bisa langsung penerbangan ke Singapura.”
Ia menambahkan, keuntungan penerbangan langsung ini tidak hanya mempercepat perjalanan, tetapi juga mendukung paket wisata menarik, termasuk promo cashback Rp 500 ribu untuk transaksi minimal Rp 5 juta menggunakan Bank Central Asia (BCA).
Program ini diharapkan mendorong masyarakat Palembang maupun wisatawan internasional untuk memanfaatkan rute langsung, sekaligus menumbuhkan sektor pariwisata yang lebih kompetitif.
Palembang Masuk Top 5 Kota Wisatawan ke Singapura
Area Director Indonesia, Singapore Tourism Board, Mohamed Hafez Marican, menyatakan bahwa Palembang termasuk dalam lima kota dengan jumlah wisatawan terbanyak yang berkunjung ke Singapura.
Hal ini menunjukkan pentingnya penerbangan langsung sebagai pendorong utama pariwisata dan interaksi budaya antara kedua negara.
“Penerbangan dari Palembang sangat penting untuk memajukan tingkat pariwisata negara. Dengan konektivitas ini, wisatawan dapat lebih mudah menikmati berbagai atraksi dan layanan di Singapura,” ungkap Mohamed.
Selain itu, rute baru ini akan menjadi daya tarik bagi paket wisata tematik dan promosi khusus yang mengedepankan pengalaman unik bagi pelancong.
Inovasi Pesawat dan Kenyamanan Penumpang
Scoot Airline menyediakan pesawat Embraer E190-E2 untuk rute Palembang-Singapura. Salah satu keunggulannya adalah desain kursi yang tidak memiliki kursi tengah (middle seat), sehingga penumpang hanya berada di dekat jendela atau lorong, menciptakan pengalaman perjalanan yang lebih nyaman.
Harga tiket untuk penerbangan satu arah dimulai dari Rp 855 ribu, dengan jadwal empat kali dalam seminggu. Mohamed menambahkan, “Untuk tahun 2026, banyak rencana untuk mengembangkan wisata di Singapura, salah satunya membuka atraksi wisata baru untuk wisatawan yang hadir.”
Hal ini menunjukkan bahwa pembukaan rute baru tidak hanya soal transportasi, tetapi juga bagian dari strategi promosi pariwisata kedua negara.
Dampak Ekonomi dan Peluang Bisnis
Dengan penerbangan langsung, pertumbuhan ekonomi lokal di Palembang diprediksi meningkat. Konektivitas ini memungkinkan perdagangan barang, layanan bisnis, dan investasi lintas negara berjalan lebih cepat dan efisien.
Pelaku usaha lokal memiliki kesempatan untuk menarik investor asing yang ingin memanfaatkan jalur penerbangan yang efisien ini.
Ratu Dewa menekankan, rute ini dapat menjadi magnet bagi pengembangan sektor usaha baru, mulai dari hotel, restoran, hingga layanan transportasi. “Kami melihat ini sebagai peluang besar untuk meningkatkan investasi dan memperkuat posisi Palembang sebagai kota perdagangan strategis di Sumatra,” jelasnya.
Strategi Promosi Pariwisata dan Edukasi
ASTINDO dan Singapore Tourism berkomitmen memanfaatkan rute baru ini untuk mempromosikan paket wisata dan destinasi unggulan kedua kota. Strategi promosi mencakup media sosial, pameran pariwisata, dan penawaran khusus bagi wisatawan dari Palembang maupun Singapura.
Anton Sumarli menambahkan, keterlibatan berbagai pihak akan memastikan rute ini dimanfaatkan maksimal. “Bukan hanya perjalanan, tetapi seluruh ekosistem pariwisata akan terdorong,” ujarnya.
Program edukasi juga akan diperkenalkan untuk meningkatkan pemahaman masyarakat tentang manfaat ekonomi dan sosial dari rute internasional ini.
Harapan untuk Masa Depan
Dengan pembukaan penerbangan Palembang-Singapura, peluang bisnis, investasi, dan pariwisata di Sumatra Selatan diprediksi meningkat signifikan. Ke depan, Wali Kota Ratu Dewa berharap harga tiket tetap terjangkau, frekuensi penerbangan bertambah, dan fasilitas mendukung kenyamanan penumpang.
“Rute ini adalah langkah strategis bagi Palembang untuk menghubungkan bisnis, pariwisata, dan investasi. Semoga langkah ini membawa manfaat besar bagi masyarakat dan pelaku usaha,” pungkasnya.
Pembukaan rute ini dipandang sebagai awal dari era baru konektivitas regional yang mendorong pertumbuhan ekonomi, wisata, dan kerja sama lintas negara secara berkelanjutan.