Bank Muamalat Luncurkan Tabungan Baru Dorong Dana Murah Ramadan

Jumat, 06 Maret 2026 | 12:18:32 WIB
Bank Muamalat Luncurkan Tabungan Baru Dorong Dana Murah Ramadan

JAKARTA - PT Bank Muamalat Indonesia Tbk meluncurkan produk tabungan baru bertajuk Tabungan iB Hijrah Prima Berhadiah Ramadan 1447 H, sebagai upaya meningkatkan penghimpunan dana murah dari nasabah. 

Program ini menggabungkan aktivitas menabung dengan penyaluran bantuan sosial selama bulan Ramadan, sehingga nasabah bisa berinvestasi sekaligus beramal.

Direktur Bank Muamalat Indonesia, Ricky Rikardo Mulyadi, mengatakan bahwa tabungan ini dirancang untuk mendorong nasabah agar rutin menabung, sambil turut berkontribusi pada kegiatan sosial. 

“Dana yang disimpan tidak hanya dikelola secara profesional sesuai prinsip syariah,” ujar Ricky.

Inisiatif ini sejalan dengan strategi bank syariah untuk meningkatkan dana pihak ketiga (DPK) secara signifikan. Bank Muamalat menargetkan pertumbuhan DPK hingga 40% pada 2026, jauh di atas rata-rata industri perbankan. 

Target tersebut menjadi kunci untuk menopang ekspansi pembiayaan serta memperkuat posisi bank dalam pasar keuangan syariah nasional.

Strategi Penghimpunan Dana Murah

Direktur Utama Bank Muamalat, Imam Teguh Saptono, menekankan bahwa fokus utama pertumbuhan pendanaan adalah pada dana murah, seperti current account and saving account (CASA). 

Dana murah memiliki biaya yang lebih rendah dibandingkan deposito, sehingga memberikan fleksibilitas bagi bank untuk menyalurkan pembiayaan dengan lebih efisien.

Bank Muamalat membidik nasabah loyal dari kelompok existing, yang telah lama menjadi nasabah bank. Strategi ini diyakini efektif karena nasabah yang sudah familiar dengan produk dan layanan bank cenderung mempertahankan simpanannya dan meningkatkan nilai tabungan dari waktu ke waktu.

Dalam kondisi pasar bergejolak, bank syariah ini berhasil mempertahankan rasio CASA di kisaran 50% atau lebih. Pada September 2025, penghimpunan dana murah tercatat sebesar Rp 22,12 triliun, sedangkan simpanan deposito mencapai Rp 21,76 triliun. 

Rasio CASA yang stabil ini menjadi indikator kesehatan likuiditas bank dan kesiapan menyalurkan pembiayaan tambahan.

Program Tabungan Berhadiah Ramadan

Tabungan iB Hijrah Prima Berhadiah Ramadan 1447 H menawarkan beberapa keuntungan bagi nasabah. Pertama, nasabah yang rutin menabung akan mendapatkan kesempatan memenangkan hadiah menarik selama periode promosi. 

Kedua, dana tabungan digunakan secara produktif, sesuai prinsip syariah, sehingga memberikan manfaat investasi dan sosial sekaligus.

Selain itu, program ini mendukung kegiatan sosial yang disalurkan pada bulan Ramadan, sehingga nasabah tidak hanya menabung untuk keuntungan pribadi, tetapi juga berkontribusi pada kesejahteraan masyarakat. 

Bank Muamalat menekankan bahwa aktivitas sosial ini merupakan nilai tambah yang membedakan tabungan ini dari produk perbankan lain di pasar.

Dengan kombinasi tabungan rutin dan kegiatan sosial, diharapkan nasabah semakin terdorong untuk menabung lebih banyak dan lebih sering. Program ini juga menjadi strategi marketing efektif bagi bank untuk menarik nasabah baru dan mempertahankan nasabah lama.

Tren Pertumbuhan Dana Pihak Ketiga

Pertumbuhan DPK menjadi salah satu indikator penting bagi bank untuk memperluas kapasitas pembiayaan. Dengan penghimpunan dana murah yang kuat, Bank Muamalat dapat menyalurkan lebih banyak pembiayaan ke sektor produktif dan konsumen.

Menurut Ricky Rikardo Mulyadi, inisiatif tabungan baru ini merupakan bagian dari langkah strategis bank dalam menghadapi persaingan industri yang ketat. 

Bank Muamalat juga memanfaatkan digitalisasi layanan perbankan untuk mempermudah nasabah dalam membuka tabungan, memantau saldo, dan mengikuti program berhadiah secara daring.

Selain itu, bank terus mengedukasi nasabah mengenai pentingnya menabung secara konsisten, sehingga pertumbuhan DPK bisa lebih berkelanjutan. Literasi keuangan menjadi salah satu fokus utama, terutama bagi nasabah yang baru pertama kali menggunakan layanan perbankan syariah.

Dampak pada Likuiditas dan Pembiayaan

Dengan penghimpunan dana murah yang meningkat, Bank Muamalat memiliki likuiditas lebih stabil untuk menyalurkan pembiayaan. Hal ini penting karena dana murah memiliki biaya lebih rendah dibandingkan deposito, sehingga memberikan ruang bagi bank untuk menawarkan pembiayaan dengan margin lebih kompetitif.

Pertumbuhan CASA di atas 50% menunjukkan bahwa bank mampu menjaga keseimbangan antara dana murah dan dana berbiaya tinggi. Kondisi ini memungkinkan bank untuk menghadapi volatilitas pasar dan tetap menjaga kesehatan keuangan jangka panjang.

Selain itu, program tabungan yang terintegrasi dengan kegiatan sosial juga meningkatkan kepercayaan nasabah. Nasabah merasa aman menaruh dana mereka, sekaligus mendapatkan nilai tambah dari kontribusi sosial yang dilakukan melalui tabungan.

Prospek dan Harapan Bank

Bank Muamalat berharap, melalui program Tabungan iB Hijrah Prima Berhadiah Ramadan 1447 H, nasabah akan terdorong menabung lebih rutin, meningkatkan DPK, dan memperluas basis nasabah loyal. 

Keberhasilan program ini juga diharapkan mendorong pertumbuhan pembiayaan, memperkuat likuiditas, dan meningkatkan kontribusi bank terhadap perekonomian syariah nasional.

Selain itu, bank berkomitmen untuk terus mengembangkan produk tabungan yang relevan dengan kebutuhan masyarakat modern, termasuk fitur digital yang mempermudah akses layanan, transparansi, dan keamanan transaksi.

Dengan strategi ini, Bank Muamalat tidak hanya mengejar pertumbuhan finansial, tetapi juga memperkuat posisi sebagai bank syariah yang peduli pada kesejahteraan masyarakat melalui kombinasi investasi dan kontribusi sosial.

Terkini