Cara Pengajuan KUR BRI 2026 Terbaru Tabel Angsuran Simulasi Angsuran Lengkap

Senin, 02 Maret 2026 | 09:09:41 WIB
Cara Pengajuan KUR BRI 2026 Terbaru Tabel Angsuran Simulasi Angsuran Lengkap

JAKARTA - Kredit Usaha Rakyat (KUR) masih menjadi solusi pembiayaan utama bagi pelaku UMKM yang membutuhkan tambahan modal dengan bunga rendah. 

Skema ini dirancang untuk membantu usaha produktif dan layak, namun belum memiliki akses pembiayaan perbankan secara optimal.

Sebagai bank penyalur terbesar, Bank Rakyat Indonesia (BRI) konsisten menyalurkan KUR ke berbagai sektor usaha di Indonesia. 

Sepanjang 2025, BBRI menyalurkan KUR senilai Rp178,08 triliun kepada 3,8 juta debitur. Sementara dalam satu dekade atau sejak 2015 hingga akhir Desember 2025, BRI menyalurkan KUR senilai Rp1.435 triliun kepada 46,4 juta penerima.

Pada tahun lalu, penyaluran KUR BRI tetap didominasi oleh sektor produksi, yang mencakup pertanian, perikanan, industri pengolahan, dan jasa lainnya. Tercatat penyaluran KUR untuk sektor ini mencakup 64,49% dari total penyaluran KUR BRI.

Sektor pertanian menjadi kontributor utama dengan pembiayaan mencapai Rp80,09 triliun atau setara 44,97%, dari keseluruhan KUR yang telah disalurkan BRI.

Memasuki Maret 2026, informasi mengenai tabel angsuran KUR BRI terbaru menjadi referensi penting bagi calon debitur sebelum mengajukan pinjaman.

Jenis KUR BRI dan Plafon Pinjaman

Mengutip laman resminya, BRI memiliki dua jenis KUR yaitu KUR Mikro Bank BRI dan KUR Kecil Bank BRI. Perbedaan dari kedua jenis KUR ini yakni batas plafon pinjaman.

KUR Mikro Bank BRI merupakan kredit modal kerja atau investasi kepada debitur yang memiliki usaha produktif dan layak, tetapi belum memiliki agunan tambahan (unbankable). Produk ini menyediakan plafond hingga Rp50 juta.

Sementara, KUR Kecil Bank BRI merupakan kredit modal kerja atau investasi kepada debitur yang memiliki usaha produktif dan layak, tetapi belum memiliki agunan tambahan (unbankable) dengan plafon lebih dari Rp50 juta hingga Rp500 juta.

Persyaratan Calon Debitur KUR Mikro Bank BRI:
Individu (perorangan) yang melakukan usaha produktif dan layak.
Telah melakukan usaha secara aktif minimal 6 bulan.
Tidak sedang menerima kredit dari perbankan kecuali kredit konsumtif seperti KPR, KKB, dan Kartu Kredit.
Persyaratan administrasi yakni Identitas berupa Kartu Tanda Penduduk (KTP), Kartu Keluarga (KK), dan surat ijin usaha.

Persyaratan Calon Debitur KUR Kecil Bank BRI:
Mempunyai usaha produktif dan layak.
Tidak sedang menerima kredit dari perbankan kecuali kredit konsumtif seperti KPR, KKB, dan Kartu Kredit.
Telah melakukan usaha secara aktif minimal 6 bulan.
Memiliki Surat Izin Usaha Mikro dan Kecil (IUMK) atau surat izin usaha lainnya yang dapat dipersamakan.

Ketentuan Pinjaman KUR Mikro Bank BRI:
Maksimum pinjaman sebesar Rp50 juta per debitur.
Jenis Pinjaman:

Kredit Modal Kerja (KMK) dengan maksimum masa pinjaman 3 tahun.

Kredit Investasi (KI) dengan maksimum masa pinjaman 5 tahun.
Suku bunga 6% efektif per tahun.
Bebas biaya administrasi dan provisi.

Ketentuan Pinjaman KUR Kecil Bank BRI:
Pinjaman Rp50 juta–Rp500 juta.
Jenis Pinjaman:

Kredit Modal Kerja (KMK) dengan maksimum masa pinjaman 4 tahun.

Kredit Investasi (KI) dengan maksimum masa pinjaman 5 tahun.
Suku bunga 6% efektif per tahun.
Agunan sesuai dengan peraturan bank.

Cara Pengajuan KUR BRI Secara Online dan Offline

Calon debitur dapat memilih dua metode pengajuan, yakni secara online maupun offline.

Cara Pengajuan KUR BRI Via Online:
Buka laman https://kur.bri.co.id dan login dengan akun terdaftar.
Klik “Ajukan Pinjaman KUR”, baca halaman syarat dan ketentuan, lalu klik “Saya adalah nasabah BRI” serta “Setuju dan Ajukan Pinjaman”.
Klik kotak “I'm not a Robot” lalu isi data diri dan data usaha secara lengkap.
Unggah dokumen yang diminta, seperti KTP, surat keterangan usaha, pas foto, dan foto usaha.
Klik “Selanjutnya”, lalu klik “Hitung Angsuran” untuk melihat jumlah angsuran yang akan dibayar.
Klik “Ajukan Pinjaman” dan kemudian muncul halaman pengajuan informasi mengenai disetujui tidaknya pinjaman yang diajukan.
Setelah pengajuan KUR BRI secara online selesai, nasabah menunggu jadwal survei secara fisik oleh petugas.

Cara Pengajuan KUR BRI Via Offline:
Kunjungi kantor cabang BRI terdekat dengan membawa dokumen yang diperlukan.
Jika belum memiliki rekening BRI, calon nasabah bisa membuka rekening baru di tempat yang sama.
Sampaikan maksud Anda untuk mengajukan KUR kepada petugas bank.
Ikuti proses wawancara dan verifikasi data yang akan dilakukan oleh petugas bank.

Tabel Angsuran KUR BRI Maret 2026

Berikut tabel angsuran yang dapat dijadikan acuan bagi calon nasabah KUR BRI guna mengukur kemampuan membayar cicilan per bulan:

Plafon Rp1.000.000
12 bulan: Rp86.527
18 bulan: Rp58.685
24 bulan: Rp44.773
36 bulan: Rp30.877
48 bulan: Rp23.946
60 bulan: Rp19.801

Plafon Rp5.000.000
12 bulan: Rp432.634
18 bulan: Rp293.425
24 bulan: Rp223.863
36 bulan: Rp154.385
48 bulan: Rp119.731
60 bulan: Rp99.006

Plafon Rp10.000.000
12 bulan: Rp865.267
18 bulan: Rp586.850
24 bulan: Rp447.726
36 bulan: Rp308.771
48 bulan: Rp239.462
60 bulan: Rp198.012

Plafon Rp25.000.000
12 bulan: Rp2.163.169
18 bulan: Rp1.467.125
24 bulan: Rp1.119.314
36 bulan: Rp771.927
48 bulan: Rp598.656
60 bulan: Rp495.030

Plafon Rp50.000.000
12 bulan: Rp4.326.337
18 bulan: Rp2.934.249
24 bulan: Rp2.238.629
36 bulan: Rp1.543.855
48 bulan: Rp1.197.312
60 bulan: Rp990.060

Plafon Rp75.000.000
12 bulan: Rp6.489.506
18 bulan: Rp4.401.374
24 bulan: Rp3.357.943
36 bulan: Rp2.315.782
48 bulan: Rp1.795.968
60 bulan: Rp1.485.090

Plafon Rp100.000.000
12 bulan: Rp8.652.675
18 bulan: Rp5.868.499
24 bulan: Rp4.477.258
36 bulan: Rp3.087.710
48 bulan: Rp2.394.624
60 bulan: Rp1.980.120

Simulasi Angsuran Jadi Acuan Perencanaan Keuangan

Tabel angsuran di atas dapat menjadi referensi awal bagi pelaku usaha sebelum mengajukan pinjaman. Dengan memahami simulasi cicilan berdasarkan plafon dan tenor, calon debitur dapat menyesuaikan jumlah pinjaman dengan kemampuan bayar serta proyeksi arus kas usaha.

Perencanaan yang matang akan membantu menjaga kelancaran pembayaran cicilan sekaligus memastikan dana KUR benar-benar dimanfaatkan untuk pengembangan usaha produktif.

Terkini