Tim Ikan Sambal Ijo dan Krecek Urat Sapi Jadi Menu Buka Puasa Andalan TAMU

Rabu, 25 Februari 2026 | 09:41:16 WIB

JAKARTA - Menyambut bulan Ramadan, sejumlah restoran mulai menghadirkan kreasi menu berbuka puasa yang dirancang khusus untuk dinikmati bersama keluarga maupun sahabat. Salah satunya ditawarkan oleh TAMU Restaurant Jakarta yang mengangkat hidangan khas Nusantara dengan sentuhan modern sebagai pilihan menu berbuka puasa.

Bulan Ramadan selalu membawa suasana yang berbeda, termasuk dalam urusan kuliner. Jika pada bulan-bulan biasa pilihan makanan cenderung itu-itu saja, maka saat Ramadan ragam hidangan berbuka puasa justru semakin variatif, kreatif, dan menggoda selera. Seperti yang dihadirkan oleh TAMU Restaurant Jakarta yang menghadirkan kreasi kuliner Nusantara sebagai pilihan menu berbuka puasa.

TAMU yang berarti 'Tatap Muka' menjadikan momen bersantap sebagai perayaan koneksi dan cerita. Mengusung identitas 'Nostalgia Tapi Dinamis', TAMU memadukan kehangatan cita rasa dan arsitektur Nusantara dengan teknik presisi serta sentuhan modern yang relevan, karya Chef Owner Andreas Alnico dan Corporate Chef Arief Rachman.

Menyambut bulan suci Ramadan, TAMU mengusung semangat bersantap berbuka puasa yang mengakar ke budaya, menerjemahkan filosofi “Tatap Muka” melalui hidangan yang cocok dinikmati untuk berbagi. Salah satu menu andalannya adalah Tim Ikan Sambal Ijo, terinspirasi dari ranah Minang, namun menggunakan barramundi tanpa penggunaan santan.

Paket Menu Ramadan untuk Dinikmati Bersama

Merayakan Ramadan pertamanya, TAMU menghadirkan menu buka puasa dalam dua paket berbeda yang bisa dinikmati 2-3 orang. Yakni Ramadan A dan Ramadan B.

Kedua paket menu berbuka puasa ini terdiri dari aneka gorengan, karedok, Sop Iga Sapi, Tim Ikan Sambal Ijo, dan pilihan nasi putih atau nasi gurih. Sementara, kedua paket menu ini dibedakan dengan pilihan Ayam Goreng TAMU atau Krecek Urat Sapi.

Konsep paket tersebut dirancang agar pengunjung dapat menikmati beragam sajian khas Nusantara dalam satu waktu. Menu yang disusun juga mempertimbangkan keseimbangan rasa, mulai dari gurih, segar hingga pedas, sehingga cocok sebagai hidangan berbuka puasa bersama.

Tim Ikan Sambal Ijo Jadi Sajian Unggulan

Tim Ikan Sambal Ijo menjadi salah satu hidangan yang mencuri perhatian dalam paket berbuka puasa di TAMU. Menu ini terinspirasi dari cita rasa Minangkabau dengan pendekatan yang lebih ringan melalui penggunaan ikan barramundi tanpa santan.

Teknik memasak dengan cara ditim membuat tekstur ikan tetap lembut sekaligus mempertahankan rasa alami bahan utama. Sambal ijo yang digunakan memberi sentuhan pedas segar yang memperkaya cita rasa hidangan tanpa terasa terlalu berat untuk disantap saat berbuka puasa.

Menu ini dirancang untuk menjadi hidangan utama yang bisa dinikmati bersama dalam suasana kebersamaan, sesuai dengan konsep “Tatap Muka” yang diusung TAMU.

Krecek Urat Sapi Sajikan Tekstur Berbeda

Menu Krecek Urat Sapi menjadi salah satu menu yang sukses memanjakan lidah pada hidangan buka puasa. Mengadopsi dari menu sambal krecek, tim kuliner TAMU memasukkan urat dan sengkel daging sapi yang lembut dan kacang tolo untuk menambah tekstur.

Perpaduan bahan tersebut menghasilkan hidangan dengan rasa gurih pedas yang khas serta tekstur yang lebih beragam dibandingkan krecek pada umumnya. Menu ini menjadi alternatif lauk yang melengkapi sajian utama dalam paket Ramadan.

Kehadiran Krecek Urat Sapi juga memberikan variasi rasa yang lebih kaya, terutama bagi pecinta olahan daging yang ingin menikmati hidangan berbuka puasa dengan cita rasa tradisional.

Pilihan Minuman Penutup Berbuka Puasa

Menutup sesi berbuka puasa, TAMU juga menghadirkan tiga minuman baru. Meliputi Es Selendang Mayang (Sagu Mutiara, Lapis Tepung Beras dan Gula Aren) dan Es Marem dari campuran kelapa muda, tapai singkong, sagu mutiara, dan saus kacang santan. Lainnya adalah Es Buko, dari perpaduan pandan jelly, sago pearls, dan nata de coco.

Pilihan minuman tersebut dirancang sebagai pelengkap hidangan utama sekaligus memberikan sensasi segar setelah menikmati makanan berbuka puasa. Kombinasi bahan tradisional dengan penyajian modern menjadi bagian dari pengalaman bersantap Ramadan yang ditawarkan TAMU.

Melalui rangkaian menu tersebut, TAMU menghadirkan pengalaman berbuka puasa yang menggabungkan kekayaan kuliner Nusantara dengan pendekatan kontemporer, sekaligus menghadirkan suasana kebersamaan yang menjadi ciri khas Ramadan.

Terkini