JAKARTA - Mobilitas masyarakat di Daerah Istimewa Yogyakarta terus didukung oleh keberadaan layanan Bus Trans Jogja yang semakin terintegrasi dan menjangkau berbagai kawasan strategis.
Bukan hanya menjadi sarana transportasi harian, Trans Jogja kini berperan penting dalam menghubungkan pusat kota dengan destinasi wisata, kawasan pendidikan, terminal, bandara, hingga rumah sakit rujukan.
Keberadaan jaringan Trans Jogja memudahkan masyarakat maupun wisatawan dalam melakukan aktivitas sehari-hari tanpa harus bergantung pada kendaraan pribadi.
Dengan trayek yang saling terhubung, penumpang dapat berpindah jalur antarkoridor secara lebih efisien, sekaligus mengurangi kepadatan lalu lintas di pusat kota Yogyakarta.
Transportasi Publik Terintegrasi di Yogyakarta
Bus Trans Jogja terus menjadi tulang punggung transportasi publik di Daerah Istimewa Yogyakarta dengan jangkauan layanan yang mencakup kawasan wisata, kampus, terminal, bandara, hingga rumah sakit.
Jaringan ini memudahkan mobilitas masyarakat dalam berbagai aktivitas harian, mulai dari pendidikan, pekerjaan, hingga perjalanan wisata.
Pengembangan dan perluasan rute Trans Jogja dilakukan untuk memperkuat integrasi antarkawasan, terutama di pusat pendidikan, perkantoran, dan destinasi wisata. Setiap jalur dirancang saling terhubung antarkoridor, sehingga penumpang dapat berpindah rute secara lebih efisien tanpa harus bergantung pada kendaraan pribadi.
Keberadaan halte di titik-titik strategis seperti Malioboro, Titik Nol Kilometer, terminal utama, dan kawasan kampus menjadikan Trans Jogja sebagai pilihan transportasi yang praktis dan terjangkau.
Sistem Pembayaran Nontunai Tingkatkan Kenyamanan
Tidak hanya dari sisi trayek, peningkatan layanan juga dilakukan melalui penerapan sistem pembayaran nontunai sebagai standar operasional. Penumpang Trans Jogja kini dapat menggunakan kartu elektronik maupun dompet digital, termasuk GoPay, dengan metode pemindaian kode batang saat naik bus.
Sistem pembayaran nontunai ini diharapkan dapat meningkatkan kenyamanan penumpang, mempercepat proses transaksi, serta memperkuat aspek keamanan pembayaran. Dengan sistem ini, antrean penumpang dapat ditekan dan waktu berhenti bus di halte menjadi lebih singkat.
Penerapan pembayaran digital juga sejalan dengan upaya pemerintah daerah dalam mendorong transformasi layanan publik berbasis teknologi.
Jangkauan Jalur ke Wisata, Kampus, dan Terminal
Saat ini, terdapat 15 jalur aktif Trans Jogja yang melayani berbagai kawasan strategis di DIY, seperti Malioboro, Titik Nol Kilometer, Prambanan, Terminal Giwangan, Terminal Jombor, kawasan kampus, perpustakaan, hingga sejumlah rumah sakit rujukan.
Jaringan ini dirancang untuk menjangkau kebutuhan mobilitas masyarakat dari berbagai latar belakang.
Wisatawan yang ingin mengunjungi kawasan heritage, pusat belanja, hingga destinasi wisata budaya dapat memanfaatkan jalur Trans Jogja yang melintasi kawasan-kawasan tersebut. Sementara itu, mahasiswa dan pekerja juga dimudahkan dengan rute yang menjangkau kampus dan pusat aktivitas ekonomi.
Daftar Jalur Trans Jogja Aktif
Berikut daftar lengkap trayek Trans Jogja yang saat ini beroperasi:
Jalur 1A
Prambanan – Kalasan – Bandara Adisutjipto – Hotel Jayakarta – Janti – Ambarukmo – UIN/LPP – RS Bethesda – Mangkubumi – Malioboro – Taman Pintar – Kridosono – AA YKPN – Prambanan
Jalur 1B
Bandara Adisutjipto – Jayakarta – RS Hardjolukito – JEC – Gembira Loka – SGM – Pakualaman – TMP Kusumanegara – Museum Biologi – Stasiun Tugu – Ngabean – Titik Nol – Taman Pintar – Bandara Adisutjipto
Jalur 2A
Terminal Condongcatur – Monjali – Jombor – PDAM – Jetis – Malioboro – Taman Pintar – Purawisata – RSI Hidayatullah – Gedongkuning – Banguntapan – Gembira Loka – Mandala Krida – UNY – Gejayan – Condongcatur
Jalur 2B
Terminal Condongcatur – Affandi – UNY – RS Panti Rapih – Kridosono – Mandala Krida – Kusumanegara – Banguntapan – XT Square – Museum Perjuangan – Gondomanan – Ngabean – Wirobrajan – Monjali – Condongcatur
Jalur 3A
Terminal Giwangan – JEC – Janti – Transmart – Maguwoharjo – Bandara Adisutjipto – UPN – RS Sardjito – Tugu – Malioboro – Ngabean – Wirosaban – Giwangan
Jalur 3B
Terminal Giwangan – Tamansari – Ngabean – Tugu – RS YAP – RS Sardjito – Condongcatur – Bandara Adisutjipto – Prambanan – RS Hardjolukito – JEC Banguntapan – Giwangan
Jalur 4A
Terminal Giwangan – Pasar Giwangan – Museum Biologi – Lempuyangan – RS Bethesda – RS Panti Rapih – RSUP Dr. Sardjito – Giwangan
Jalur 5A
Terminal Jombor – Jalan Magelang – Jetis – Amplaz – Babarsari – Seturan – Condongcatur – Pakuwon Mall – Jombor
Jalur 5B
Terminal Jombor – Monjali – MM UGM – Jalan Kaliurang – Condongcatur – JIH – Babarsari – Bandara Adisutjipto – RS Bethesda – RS YAP – Jombor
Jalur 6A dan 6B
Halte Gamping – PKU Gamping – UMY – Alma Ata – Kasihan – Madukismo – Ngabean – Malioboro – Gamping
Jalur 8
Terminal Jombor – UTY – Godean – Tugu – Malioboro – Ngabean – Stasiun Tugu – Jombor
Jalur 9
Terminal Giwangan – Jogokaryan – Plengkung Gading – Ngabean – SMA 1 – TVRI – JCM – Jombor – Giwangan
Jalur 10
Gamping – Pasar Gamping – Muallimin – Ngabean – Senopati – Lempuyangan – Kusumanegara
Jalur 11
Terminal Giwangan – UAD Ringroad – Tugu – RS Panti Rapih – UGM – RS YAP – Giwangan
Jalur 13
Godean – Pasar Kranggan – Tugu – Kotabaru – Malioboro – Ngabean – Godean
Jalur 14
Bandara Adisutjipto – Depok – Ngaglik – UII – RS Panti Nugroho – Terminal Pakem
Jalur 15
Malioboro – Ngabean – Pasty – Kasongan – Bantul – Terminal Palbapang
Tarif Trans Jogja Terbaru
Berdasarkan Surat Keputusan Gubernur DIY Nomor 361/KEP/2022, tarif Trans Jogja ditetapkan sebesar Rp3.600 untuk penumpang reguler dan Rp60 bagi pelajar. Sementara itu, tarif reguler berlangganan dipatok Rp2.700.
Seluruh transaksi pembayaran Trans Jogja dilakukan secara nontunai menggunakan kartu elektronik atau dompet digital. Dengan tarif terjangkau dan jaringan luas, Trans Jogja tetap menjadi pilihan utama transportasi publik di Yogyakarta.