Eksim Bukan Sekadar Masalah Kulit, Kenali Gejala dan Penanganannya Tepat

Kamis, 29 Januari 2026 | 08:53:52 WIB

JAKARTA - Keluhan gatal yang datang lalu menghilang sering dianggap masalah kulit biasa. Banyak orang memilih mengabaikannya, berharap kondisi tersebut akan sembuh dengan sendirinya. Namun, ketika keluhan itu berulang disertai kulit kemerahan, kering, dan perih, bisa jadi itu adalah eksim—penyakit kulit yang memerlukan perhatian khusus agar tidak mengganggu kualitas hidup penderitanya.

Eksim, yang dalam dunia medis dikenal sebagai dermatitis atopi, merupakan peradangan kulit kronis yang bisa menyerang siapa saja, baik anak-anak maupun orang dewasa. Meski tidak menular, eksim dapat menimbulkan rasa tidak nyaman yang signifikan jika tidak ditangani secara tepat dan berkelanjutan.

Apa Itu Eksim dan Mengapa Bisa Terjadi

Eksim adalah kondisi peradangan pada kulit yang dipicu oleh kombinasi berbagai faktor. Salah satu penyebab utamanya adalah gangguan pada lapisan pelindung kulit atau skin barrier. Ketika lapisan ini melemah, kulit menjadi lebih sensitif terhadap iritan, alergen, serta perubahan lingkungan.

Selain gangguan skin barrier, eksim juga berkaitan erat dengan faktor genetik. Seseorang dengan riwayat keluarga yang memiliki alergi, asma, atau rhinitis alergi memiliki risiko lebih tinggi mengalami eksim. Kondisi ini menunjukkan bahwa eksim bukan sekadar masalah permukaan kulit, melainkan berkaitan dengan sistem kekebalan tubuh.

Paparan bakteri dan jamur, udara kering, perubahan cuaca ekstrem, polusi, hingga bahan iritan seperti sabun keras dan deterjen juga dapat memperburuk kondisi eksim. Karena itulah, eksim sering bersifat kambuhan dan memerlukan pengelolaan jangka panjang.

Gejala Eksim yang Perlu Diwaspadai Sejak Dini

Gejala eksim dapat muncul dalam berbagai bentuk dan tingkat keparahan. Umumnya, penderita akan mengalami kulit kemerahan, kering, dan terasa sangat gatal. Rasa gatal ini sering kali semakin intens pada malam hari, sehingga mengganggu kualitas tidur.

Selain itu, kulit dapat mengelupas, menebal, atau terasa panas dan seperti terbakar. Pada beberapa kondisi, eksim juga memunculkan lepuhan kecil berisi cairan. Jika lepuhan tersebut pecah, kulit menjadi lebih rentan terhadap infeksi dan berisiko mengalami luka yang sulit sembuh.

Gejala eksim bisa berbeda pada setiap orang. Pada anak-anak, eksim sering muncul di wajah, lipatan siku, atau belakang lutut. Sementara pada orang dewasa, area tangan, leher, dan kaki kerap menjadi lokasi yang paling sering terdampak.

Eksim Bersifat Kronis dan Mudah Kambuh

Salah satu tantangan terbesar dalam menangani eksim adalah sifatnya yang kronis. Artinya, eksim tidak selalu bisa disembuhkan secara total, tetapi dapat dikendalikan agar gejalanya tidak sering kambuh atau semakin parah.

Kambuhnya eksim sering dipicu oleh faktor lingkungan dan gaya hidup. Udara kering, stres, keringat berlebih, serta penggunaan produk perawatan kulit yang tidak sesuai dapat memperburuk kondisi kulit. Ketika skin barrier tidak terjaga dengan baik, kulit kehilangan kelembapan alaminya dan menjadi lebih mudah meradang.

Karena itu, pengelolaan eksim tidak hanya berfokus pada pengobatan saat gejala muncul, tetapi juga pada perawatan kulit harian untuk menjaga kelembapan dan fungsi pelindung kulit.

Bisakah Konsultasi Eksim ke Klinik Kecantikan

Banyak penderita eksim bertanya apakah mereka bisa berkonsultasi ke klinik kecantikan. Pada prinsipnya, keluhan kulit memang sering menjadi alasan seseorang mendatangi klinik kecantikan. Namun, perlu dipahami bahwa eksim adalah kondisi medis, bukan sekadar masalah estetika.

Klinik kecantikan dapat membantu dalam hal perawatan kulit dasar, seperti menjaga kelembapan dan memilih produk yang ramah untuk kulit sensitif. Namun, untuk diagnosis dan penanganan eksim secara menyeluruh, konsultasi dengan tenaga medis yang kompeten sangat disarankan.

Eksim memerlukan pendekatan yang tepat agar tidak salah penanganan. Penggunaan produk yang tidak sesuai justru dapat memperparah peradangan dan memperpanjang proses penyembuhan. Oleh karena itu, penting bagi penderita untuk memahami kondisi kulitnya dan tidak sembarangan mencoba berbagai produk tanpa arahan yang jelas.

Pentingnya Penanganan Tepat untuk Menjaga Kualitas Hidup

Eksim bukan hanya berdampak pada kondisi fisik, tetapi juga pada aspek psikologis. Rasa gatal yang berkepanjangan, perubahan tampilan kulit, serta kekambuhan yang terus berulang dapat menurunkan rasa percaya diri dan kenyamanan dalam beraktivitas.

Dengan pemahaman yang tepat mengenai penyebab, gejala, dan faktor pemicu eksim, penderita dapat lebih bijak dalam mengelola kondisinya. Menjaga skin barrier, menghindari iritan, serta mendapatkan penanganan yang sesuai merupakan langkah penting untuk mencegah eksim semakin memburuk.

Eksim memang sering dianggap sepele, tetapi dampaknya tidak boleh diremehkan. Penanganan yang tepat sejak dini dapat membantu penderita menjalani aktivitas sehari-hari dengan lebih nyaman dan kualitas hidup yang lebih baik.

Terkini