Danantara Perkuat Kemitraan Global Dorong Investasi Berkelanjutan di WEF

Senin, 19 Januari 2026 | 15:54:54 WIB
Danantara Perkuat Kemitraan Global Dorong Investasi Berkelanjutan di WEF

JAKARTA - Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara Indonesia) menegaskan komitmennya dalam membangun kemitraan global dengan menghadiri World Economic Forum (WEF) 2026 di Kota Davos, Swiss, yang berlangsung 19-23 Januari 2026. 

Kehadiran Danantara bertujuan untuk memperkuat hubungan strategis dengan pemangku kepentingan internasional sekaligus mendorong investasi yang berdampak nyata pada perekonomian nasional.

“Partisipasi ini diarahkan untuk membangun kemitraan strategis dengan pemangku kepentingan global, memobilisasi modal secara selektif, serta mendorong investasi berkualitas yang memberikan dampak nyata bagi perekonomian nasional,” ujar CEO Danantara Indonesia, Rosan Roeslani.

Sebagai debut pertama Danantara di WEF, kehadiran ini menunjukkan tekad Indonesia untuk menempatkan diri di tengah percaturan ekonomi global dengan pendekatan investasi yang selektif dan berdampak jangka panjang.

Pendekatan Terpadu antara Kebijakan, Investasi, dan Dunia Usaha

Rosan menekankan bahwa partisipasi Danantara di WEF 2026 bukan semata-mata kehadiran formal, melainkan bagian dari strategi untuk menyelaraskan kebijakan pemerintah, investasi strategis, dan dunia usaha. “Melalui partisipasi ini, keberadaan Indonesia di WEF tahun ini mempunyai pendekatan yang lebih terpadu antara kebijakan, investasi strategis, dan dunia usaha,” jelas Rosan.

Kehadiran Danantara juga dimaksudkan untuk membawa perspektif investasi dan ekonomi dari pasar berkembang, khususnya Indonesia sebagai negara yang berada di garis depan perubahan global. 

Peran ini menjadi signifikan mengingat tantangan yang dihadapi Indonesia, seperti perubahan iklim, dinamika demografi, serta kebutuhan pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan dan inklusif.

Peran Strategis Danantara dalam Ketahanan Ekonomi

“Dalam konteks inilah Danantara memposisikan diri tidak hanya sebagai investor, tetapi sebagai pemain strategis dan mitra jangka panjang dalam membangun ketahanan ekonomi dan sosial,” tegas Rosan.

Setiap kolaborasi yang dibangun di WEF tidak hanya diukur dari keuntungan finansial, tetapi juga relevansi terhadap kebutuhan pembangunan nasional. Rosan menekankan bahwa setiap langkah investasi harus kontributif pada transformasi ekonomi Indonesia dan sejalan dengan agenda global.

Fokus investasi Danantara mencakup berbagai sektor kritis, antara lain:

Penguatan mineral kritis dan keamanan rantai pasok

Percepatan transisi energi

Peningkatan ketahanan pangan dan kesehatan

Pengembangan infrastruktur digital

Penciptaan peluang ekonomi untuk populasi muda

Pendekatan ini dirancang untuk menjawab kebutuhan nasional sekaligus menjawab tuntutan global akan investasi yang berkelanjutan dan bertanggung jawab.

Kolaborasi Strategis dan Pertemuan Tingkat Tinggi

Selama WEF 2026, Danantara berencana menggelar serangkaian pertemuan strategis dengan pimpinan negara, investor institusional, sovereign wealth fund (SWF), serta lembaga keuangan dan ekonomi global. 

Fokus dialog adalah menjajaki kolaborasi yang terukur, transparan, dan sesuai prioritas pembangunan Indonesia, sekaligus menarik investasi berkualitas tinggi yang memberikan dampak positif pada ekonomi domestik dan global.

Kehadiran Danantara juga seiring dengan kehadiran Presiden RI Prabowo Subianto, yang menunjukkan komitmen pemerintah terhadap keterbukaan, kolaborasi global, dan investasi jangka panjang. 

Kehadiran presiden ini menjadi momentum penting karena merupakan kehadiran kepala negara pertama di WEF selama lebih dari sepuluh tahun terakhir.

Memperkuat Posisi Indonesia Sebagai Mitra Investasi Global

Rosan menegaskan bahwa melalui partisipasi ini, posisi Indonesia sebagai mitra investasi yang kredibel dan berorientasi jangka panjang semakin diperkuat. 

“Partisipasi Danantara ini sekaligus memperkuat posisi Indonesia sebagai mitra investasi yang kredibel, berorientasi jangka panjang, dan berkontribusi aktif dalam mendorong pertumbuhan ekonomi global yang berkelanjutan,” ujarnya.

Dengan pendekatan ini, Danantara tidak hanya menjadi pengelola modal, tetapi juga pemain strategis yang membangun kolaborasi jangka panjang dengan investor dan pemangku kepentingan global.

Menjawab Tantangan dan Peluang Global

Indonesia, menurut Rosan, menghadapi tantangan besar yang bersifat global, mulai dari perubahan iklim, dinamika demografi hingga kebutuhan pertumbuhan ekonomi yang inklusif. Dalam menghadapi tantangan tersebut, Danantara berperan sebagai penghubung antara kepentingan nasional dan tren investasi internasional.

Pendekatan ini menekankan pentingnya investasi yang tidak hanya menguntungkan secara ekonomi, tetapi juga memberikan dampak sosial dan lingkungan yang positif, selaras dengan prinsip ESG (Environment, Social, Governance).

Investasi Berdampak dan Prioritas Nasional

Fokus utama Danantara adalah investasi yang memberikan nilai tambah bagi perekonomian Indonesia. Dengan pendekatan selektif, investasi diarahkan ke sektor yang mendukung ketahanan energi, pangan, infrastruktur, dan digitalisasi ekonomi, sekaligus membuka peluang bagi generasi muda.

“Keberadaan Danantara di WEF memastikan setiap investasi yang dilakukan tidak hanya finansial, tetapi memberikan kontribusi nyata terhadap pembangunan nasional,” ujar Rosan.

Strategi Global untuk Kemajuan Nasional

Partisipasi Danantara di WEF 2026 menegaskan bahwa Indonesia memiliki strategi investasi global yang matang, berfokus pada kemitraan strategis dan investasi berkualitas. 

Kehadiran di forum internasional ini sekaligus memperkuat posisi Indonesia di mata dunia sebagai negara yang pro-investasi, berorientasi jangka panjang, dan berkomitmen pada pembangunan berkelanjutan.

Dengan demikian, Danantara memanfaatkan momentum global untuk menarik modal berkualitas, membangun kemitraan jangka panjang, dan berkontribusi pada transformasi ekonomi Indonesia yang inklusif dan berkelanjutan.

Terkini